Mahasiswa FKG Unpad Raih Juara Nasional Kejuaraan Tinju UBL Season 1
Dua mahasiswa klinik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (FKG Unpad) sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Di tengah kesibukan menjalani program koas atau dokter muda, mereka berhasil menyabet gelar juara dalam ajang National University Boxing League (UBL) Season 1, dikutip dari Detikcom.
Kompetisi National UBL merupakan kejuaraan tinju antarmahasiswa tingkat nasional. Ajang ini diselenggarakan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dua atlet berprestasi tersebut adalah Rifqi Bilaldi dari angkatan 2021 dan Kemal Zahran Hoviari dari angkatan 2023. Mereka mengunci gelar juara nasional pada laga yang berlangsung di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (23/5).
Rifqi Bilaldi sukses memenangkan pertandingan di kelas Middleweight 75 kg. Sementara itu, rekan satu almamaternya, Kemal Zahran Hoviari, keluar sebagai juara nasional untuk kelas Light Middleweight 72 kg.
Meskipun sering mengikuti kompetisi tinju, Rifqi mengaku persiapannya kali ini terasa sangat berbeda. Hal tersebut dikarenakan proses latihan harus berjalan bersamaan dengan jadwal pendidikan klinik.
"Tantangan terbesarnya adalah saya sedang menjalani koas (ko-asisten/pendidikan klinik kedokteran gigi), sehingga harus mengatur dan membagi waktu antara akademik dan latihan," ujar Rifqi dalam laman resmi Unpad dikutip Minggu (15/6/2026).
Bagi Rifqi, olahraga tinju bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah gaya hidup yang membutuhkan komitmen total. Dirinya tetap menyisihkan waktu khusus untuk berlatih di sela-sela padatnya program koas kedokteran gigi.
"Selama bisa membagi waktu antara latihan, kegiatan organisasi, maupun kuliah secara seimbang, keduanya dapat berjalan beriringan," ungkap Rifqi.
Kelancaran proses akademik dan olahraga ini juga tidak lepas dari peran pihak kampus. Rifqi menyebut bahwa lingkungan akademik di Unpad, terutama Program Studi Kedokteran Gigi, memberikan dukungan penuh.
Bentuk dukungan yang diterima berupa motivasi, apresiasi, hingga kemudahan dalam pengurusan perizinan. Pihak fakultas memfasilitasi pembuatan surat izin dan surat tugas agar kewajiban kuliah serta kegiatan olahraga bisa berjalan seimbang.
Rifqi turut membagikan motivasi bagi mahasiswa lain yang ingin mengasah minat dan bakat tertentu di luar perkuliahan. Namun, dirinya tetap mengingatkan pentingnya mengutamakan perkuliahan.
"Pendidikan tentu tetap menjadi prioritas utama, tetapi bukan berarti kita tidak bisa menyeimbangkannya dengan kegiatan lain. Kuncinya adalah bagaimana kita mampu mengatur waktu dengan baik," pesan Rifqi.