Malaysia Tutup Wilayah Udara Bandara KLIA Mulai 26 Agustus 2026
Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) bakal menutup sementara wilayah udara di sekitar Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada 26 hingga 31 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi gladi bersih serta pertunjukan terbang lintas peringatan Hari Nasional Malaysia, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Sabtu (22/8/2026).
Penghentian operasional sementara pada Area Kendali Terminal Kuala Lumpur tersebut berimbas langsung pada penundaan jadwal pendaratan dan lepas landas di bandara terbesar Asia Tenggara itu demi menjaga keselamatan penerbangan.
Skema penutupan terbagi dalam dua periode waktu lokal. Gladi bersih awal dijadwalkan berlangsung pada pukul 11.00 hingga 12.00 waktu setempat sepanjang 26–28 Agustus. Sementara itu, latihan penuh dan atraksi resmi dilaksanakan pada pukul 08.45 hingga 09.45 waktu setempat mulai 29 sampai 31 Agustus.
Pihak pengelola imbau seluruh calon penumpang untuk memantau pembaruan jadwal secara berkala melalui maskapai masing-masing karena jadwal penerbangan masih berpotensi mengalami penyesuaian.
Selain penyesuaian penerbangan komersial, otoritasi udara menerbitkan larangan keras pengoperasian pesawat nirawak atau drone tanpa izin resmi di area sekitar bandara. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat membahayakan pesawat berjarak terbang rendah dan terancam penindakan hukum berdasar Peraturan Penerbangan Sipil 2016.
Sepanjang semester pertama tahun ini, KLIA mencatatkan volume hingga 23,4 juta penumpang internasional, tumbuh 7,8 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya akibat pembukaan rute penerbangan langsung baru.
Prestasi operasional KLIA turut menanjak usai menembus jajaran 60 besar dalam Skytrax World Airport Awards 2026, naik dari posisi ke-65 pada tahun sebelumnya.