Manchester City Incar Elliot Anderson dan Sandro Tonali
Manchester City dilaporkan tengah mempersiapkan perombakan besar-besaran di lini tengah dengan membidik Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan Sandro Tonali dari Newcastle United menjelang musim baru di bawah manajer Enzo Maresca pada Juni 2026. Dilansir dari Football365 dan Goal, klub raksasa Premier League tersebut bersedia mengucurkan dana gabungan melebihi 200 juta poundsterling demi mengamankan tanda tangan kedua gelandang itu guna mengantisipasi kepergian Bernardo Silva ke Real Madrid. Proses negosiasi untuk Anderson yang berusia 23 tahun kini sedang berjalan aktif, di mana tawaran kedua City sebesar 120 juta poundsterling termasuk bonus 14 juta poundsterling sempat ditolak oleh Nottingham Forest yang bertahan di angka 125 juta poundsterling.
Berdasarkan laporan Roundtable, Nottingham Forest juga mengajukan syarat mengejutkan dalam negosiasi Anderson agar City Football Group memfasilitasi perpindahan pemain ke klub-klub milik Evangelos Marinakis seperti Olympiacos di Yunani dan Rio Ave di Portugal.
Selain Anderson, City juga ikut memburu Sandro Tonali meskipun gelandang Newcastle tersebut dilaporkan lebih memilih bergabung dengan Tottenham Hotspur demi bereuni dengan pelatih Roberto De Zerbi. Pakar transfer Fabrizio Romano memberikan pembaruan mengenai situasi gelandang Newcastle United tersebut terkait minat dari Spurs.
"Sandro Tonali WANTS to go to Tottenham, so he’s keen on the move," cetus Fabrizio Romano, Pakar Transfer. Finansial dilaporkan tidak akan menjadi kendala bagi Spurs karena adanya hubungan kedekatan wilayah asal antara sang pemain dengan De Zerbi.
"I don’t think there’s going to be any problem with the player, financially or in terms of the contract," tambah Fabrizio Romano, Pakar Transfer. Koneksi yang kuat terjalin lantaran kedua sosok tersebut sama-sama berasal dari kota Brescia. "Also because the connection between Tonali and De Zerbi is very clear, both from the same city of Brescia, so the connection is very, very good," jelas Fabrizio Romano, Pakar Transfer.
Di sisi lain, Newcastle United selaku pemilik Tonali menuntut biaya sekitar 100 juta poundsterling untuk sang pemain, seperti diungkapkan oleh Ben Jacobs melalui media sosial X.
"Bid of around £85m plus add-ons taking the package to around £100m expected to be considered by #NUFC," tulis Ben Jacobs, Jurnalis. Langkah agresif City di bursa transfer kali ini juga dipicu oleh ketidakpastian masa depan Rodri yang kontraknya menyisakan satu tahun lagi di Etihad Stadium. Gelandang berusia 29 tahun tersebut saat ini sedang fokus membela tim nasional Spanyol dan belum mau memberikan keputusan finalnya.
"I will wait until after the end of the tournament before announcing my decision," tegas Rodri, Gelandang Manchester City.
Selain ketidakpastian Rodri, City juga mengevaluasi posisi Nico Gonzalez, Tijjani Reijnders, serta Mateo Kovacic yang kontraknya tersisa 12 bulan. Di panggung internasional, performa gemilang Anderson bersama tim nasional Inggris di Orlando mendapat pujian langsung dari pelatih Thomas Tuchel.
"A key player," puji Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris. Tuchel mengagumi kombinasi teknik, keberanian, mentalitas kuat, serta kegigihan yang dimiliki oleh mantan pemain akademi Newcastle tersebut.
"humble, determined, hungry young footballer," tambah Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris. Menurut laporan iNews, seorang sumber internal tim nasional yang bekerja bersamanya turut mengonfirmasi penilaian positif dari sang manajer. "It does not surprise me, he’s a manager’s dream," sahut Sumber Internal, Rekan Kerja.
Kemampuan hebat Anderson juga diakui secara luas oleh pihak-pihak yang telah mengikuti perkembangan kariernya sejak masa peminjaman di Bristol Rovers.
"An absolute gem," kata Sumber Dekat, Pengamat Karier. Talenta luar biasa tersebut diprediksi mampu membawa Anderson mencapai target tertinggi yang diinginkannya di dunia sepak bola. "He is so good that he can be anything he wants to be," sambung Sumber Dekat, Pengamat Karier.
Sebelum bersinar bersama Inggris, Anderson sempat menerima ajakan untuk membela tim nasional Skotlandia namun memutuskan mundur demi memikirkan matang-matang komitmen internasionalnya.
"I’m only taking him because you tell me he’s good," kenang Joey Barton, Mantan Manajer Bristol Rovers. Pernyataan masa lalu tersebut dilontarkan Barton kepada Shola Ameobi saat mendatangkan Anderson dengan riset minimal sebelum sang pemain akhirnya memicu promosi dramatis bagi Bristol Rovers.
Kini, fokus utama Elliot Anderson tertuju untuk memberikan dampak besar bagi tim nasional Inggris di turnamen Piala Dunia yang sedang berlangsung di Amerika Serikat.