Bank Mandiri Taspen dan Petrokimia Gresik Resmi Perkuat Sinergi Bisnis

Share

PT Bank Mandiri Taspen dan PT Petrokimia Gresik (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kerja sama ini bertujuan memperkuat layanan perbankan, pembekalan prapensiun karyawan, serta pengembangan ekosistem bisnis agroindustri.

Kemitraan ini mencakup pengelolaan dana korporasi, layanan transaksional, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi ini juga membuka peluang paket usaha bagi peritel dan distributor untuk memperkuat rantai pasok agroindustri serta kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen Noer Fajrieansyah menegaskan bahwa pendampingan calon purnabakti tidak hanya berfokus pada akses pembiayaan, tetapi juga menjaga produktivitas karyawan setelah masa pengabdian selesai.

"Yang harus dibentuk adalah sebuah ekosistem. Bank Mandiri Taspen fokus pada Pensiunan dan Senior Citizen ekosistem, baik yang memasuki masa pensiun lima, 10 maupun 20 tahun ke depan," ujar Noer Fajrieansyah, Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen.

Pengembangan sektor pertanian dan kios nonsubsidi menjadi salah satu skema komersial yang disiapkan untuk melibatkan purnabakti dan masyarakat umum. Langkah ini dirancang untuk menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pihak.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik (Persero) Adityo Wibowo menjelaskan bahwa sekitar 90 persen karyawan Petrokimia Gresik saat ini berusia di bawah 40 tahun. Hal ini membuat persiapan masa purnatugas perlu dirancang sejak dini.

"PT Petrokimia Gresik (Persero) merupakan mitra strategis. Tidak hanya membangun hubungan bisnis, tetapi bagaimana menciptakan nilai besar bagi perusahaan, karyawan, dan masyarakat," kata Adityo Wibowo, Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik (Persero).

Perusahaan memproyeksikan sebagian besar tenaga kerja baru akan memasuki masa pensiun dalam 10 hingga 15 tahun mendatang. Oleh karena itu, program kewirausahaan prapensiun mulai diimplementasikan guna menjamin kemandirian finansial mereka.

"Kerja sama ini kami harapkan tidak berhenti pada kebutuhan perbankan dan persiapan purnatugas, tetapi berkembang menjadi pembangunan ekosistem bisnis yang luas dan memberikan manfaat nyata bagi kedua perusahaan maupun masyarakat," jelas Adityo Wibowo, Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik (Persero).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author