Minum Teh Hijau Setiap Hari Bantu Jaga Kesehatan Hati
Teh hijau yang berasal dari daun Camellia sinensis telah lama dimanfaatkan sebagai ramuan herbal di Jepang dan China. Proses pengolahan yang singkat membuat kandungan nutrisi dan antioksidan dalam teh hijau tetap terjaga dengan baik. Seperti dilansir dari Detik Food, konsumsi teh hijau secara rutin setiap hari ternyata menyimpan dampak positif bagi kesehatan organ hati manusia.
Hati merupakan organ vital yang bertugas menyaring racun dari darah, mengolah nutrisi, memproduksi empedu, serta mengatur kolesterol.
Konsumsi teh hijau secara rutin diketahui dapat meminimalkan risiko penyakit hati berlemak atau Metabolic dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease (MASLD). Menurut ahli nutrisi Johannah Katz, MA, RDN, konsumsi teh hijau dapat meningkatkan kondisi kesehatan hati, khususnya bagi penderita penyakit hati berlemak.
Senyawa epigallocatechin gallate (EGCG) yang merupakan katekin utama dalam teh hijau terbukti secara klinis memengaruhi jalur metabolisme di dalam organ hati.
Menurunkan Kadar Enzim Hati
Peningkatan kadar enzim hati biasanya menjadi indikator awal adanya gangguan atau kerusakan pada organ tersebut. Kebiasaan meminum teh hijau secara rutin dinilai mampu menstabilkan kembali kadar enzim hati ke tingkat yang lebih aman. "Membiasakan minum teh hijau dikaitkan dengan penurunan enzim hati, bahkan hanya dalam beberapa minggu konsumsi rutin," kata Malina Malkani, MS, RDN, CDN, LDN, BLW.
Efek penurunan kadar enzim hati ini dapat terlihat secara optimal apabila seseorang mengonsumsi sekitar 3 hingga 4 cangkir teh hijau per hari.
Melindungi Sel Hati dari Stres Oksidatif
Stres oksidatif yang dipicu oleh radikal bebas berlebih dapat memicu kerusakan sel, peradangan, dan penumpukan lemak pada hati. Kandungan EGCG dalam teh hijau berperan aktif menetralkan radikal bebas sekaligus mendukung proses autofagi atau pembersihan komponen sel yang rusak. Selain rutin mengonsumsi teh hijau, menjaga kesehatan hati juga harus didukung dengan penerapan pola hidup sehat secara konsisten.
Langkah pencegahan tersebut meliputi konsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, membatasi paparan bahan kimia berbahaya, serta menghindari konsumsi alkohol.