Mariano Peralta Sabet Gelar Pemain Terbaik BRI Super League 2025/2026
Winger asing Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta, sukses menorehkan prestasi individu gemilang dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026. Pemain asal Argentina tersebut resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Seperti dikutip dari Bola, performa luar biasa Mariano Peralta menjadi motor serangan utama bagi tim Pesut Etam. Meski sukses tampil dominan, Borneo FC harus puas menyandang status runner-up setelah kalah bersaing dengan Persib Bandung di tangga juara.
Borneo FC sebenarnya mengemas poin yang sama dengan Persib Bandung di klasemen akhir. Skuad asuhan Fabio Lefundes bahkan menutup musim dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United, sementara Persib bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara.
Namun, regulasi BRI Super League mengutamakan catatan head-to-head jika ada tim dengan poin kembar. Borneo FC harus merelakan trofi juara karena kalah agregat 2-4 dari Maung Bandung, setelah takluk 1-3 di Bandung dan imbang 1-1 di Samarinda.
Gelar pemain terbaik yang diraih Mariano Peralta menjadi apresiasi tertinggi atas kontribusi besarnya. Penyerang berusia 28 tahun itu tercatat selalu tampil dalam 34 pertandingan musim ini dengan akumulasi waktu bermain mencapai 3.035 minute.
Statistik performa mantan pemain San Lorenzo ini tergolong sangat impresif. Mariano Peralta berhasil membukukan 20 gol dan memberikan 14 assist sepanjang musim bergulir.
Berdasarkan data football database, Peralta memiliki angka kontribusi gol berdampak yang mencapai 65 persen. Selain itu, akurasi assist berdampak milik pemain bernomor punggung mentereng ini menyentuh angka 54 persen.
Kehadiran Peralta juga membuat Borneo FC menjadi tim paling produktif di BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 74 gol dan hanya kebobolan 31 kali. Catatan gol Pesut Etam melampaui Malut United yang mengemas 68 gol.
Peralta sendiri sudah berseragam Borneo FC sejak musim lalu. Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi total 30 gol dan 28 assist dari 69 pertandingan bersama klub asal Samarinda tersebut.
Keberhasilan individu ini mendatangkan perasaan yang campur aduk bagi sang penyerang sayap. Ia mengaku bahagia dengan pencapaian pribadi namun menyayangkan kegagalan timnya memenangi liga.
"Terima kasih semuanya atas malam yang istimewa, sungguh fantastis. Tentu saja sedih karena tidak mencapai tujuan tim yang telah kami perjuangkan sepanjang musim dan yang pantas kami dapatkan," kata Mariano Peralta.
"Terima kasih kepada semua rekan satu tim saya, semua orang yang telah memungkinkan pencapaian ini, karena tanpa mereka semua ini tidak akan terjadi," tutur pemain berusia 28 tahun.
Ketajaman Peralta kini memicu rumor panas menjelang pembukaan jendela transfer. Kontrak sang pemain bersama Borneo FC kabarnya akan segera kedaluwarsa pada 16 Juni 2025.
Hingga saat ini, manajemen Borneo FC belum memberikan tanda-tanda terkait perpanjangan masa bakti sang winger. Situasi ini membuat sejumlah klub besar dikabarkan mulai bersiap memburu tanda tangannya.
Persija Jakarta disebut tertarik memboyong Peralta untuk memproyeksikannya sebagai suksesor Maxwell Souza yang dirumorkan hengkang. Tidak ketinggalan, sang juara bertahan Persib Bandung juga dilaporkan siap menampung pemain terbaik liga tersebut.