Marinus Gea Soroti Usulan Tambahan Anggaran MPR RI

Share

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mengkritik usulan tambahan anggaran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 972 miliar dalam Rapat Kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/6), karena dinilai harus lebih mengutamakan kepentingan rakyat.

Rencana peningkatan anggaran yang diajukan oleh lembaga negara tersebut dinilai perlu dikaji ulang agar asas kemanfaatannya jelas dan tepat sasaran. Seperti dilansir dari Detikcom, Marinus Gea menegaskan pentingnya akuntabilitas publik dalam setiap pengajuan dana operasional instansi pemerintahan.

"Dalam Raker Pembahasan RKA MPR RI TA 2027, saya menekankan bahwa setiap tambahan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya kepada rakyat," ujar Marinus Gea, Anggota Komisi XIII DPR RI dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Pengusulan dana tambahan dari pihak MPR RI mencakup berbagai rencana kerja kelembagaan, termasuk untuk pembenahan sarana fisik seperti ruang rapat hingga rumah dinas pimpinan. Gea menilai prioritas alokasi tersebut harus ditinjau kembali tingkat urgensinya bagi masyarakat luas.

"Memprioritaskan anggaran untuk penguatan tugas constitucional MPR RI, pengkajian ketatanegaraan, reformasi birokrasi, pengawasan internal, serta program yang berdampak langsung bagi penguatan demokrasi dan kehidupan berbangsa," tegas Marinus Gea, Anggota Komisi XIII DPR RI.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah memaparkan bahwa pagu indikatif untuk tahun 2027 ditetapkan senilai Rp 945,57 miliar. Anggaran tambahan yang diusulkan hampir menyamai pagu awal tersebut direncanakan untuk membiayai program sosialisasi Empat Pilar MPR RI serta forum serap aspirasi kebangsaan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author