Militer Iran Ancam Balas Agresi Baru AS Secara Brutal
Juru bicara pasukan Iran Abolfazl Shekarchi mengancam akan meluncurkan pembalasan yang jauh lebih keras hingga ke luar kawasan jika Amerika Serikat kembali melakukan agresi baru terhadap negaranya.
Pernyataan tersebut merespons situasi di Teluk Persia setelah Presiden Iran menyerukan perombakan total pada sistem pertahanan negara karena menilai kehadiran militer Amerika Serikat telah gagal.
Ketegangan ini mencuat di tengah rapuhnya gencatan senjata pasca-perang besar yang sempat pecah pada awal tahun ini.
Pihak militer Iran memastikan bahwa kesiapan tempur mereka kini telah ditingkatkan untuk menghadapi segala potensi ancaman dari luar perbatasan.
"jauh lebih keras" kata Abolfazl Shekarchi, Juru Bicara Pasukan Iran melalui kantor berita Fars.
Ancaman perluasan wilayah pertempuran ini menjadi sinyal kuat bahwa Iran tidak akan membatasi perimeter pertahanannya jika konflik bersenjata kembali meletus.
"lebih berat serta lebih brutal daripada sebelumnya." ujar Abolfazl Shekarchi, Juru Bicara Pasukan Iran.
Laporan dari kantor berita Fars menegaskan bahwa seluruh elemen pertahanan Iran kini dalam posisi siaga penuh untuk mengantisipasi pergerakan pasukan koalisi di sekitar perairan Teluk.