MIT Pertahankan Posisi Pertama dalam QS World University Rankings 2027
Massachusetts Institute of Technology kembali dinobatkan sebagai universitas terbaik di dunia dalam QS World University Rankings 2027 yang dirilis pada Kamis, 18 Juni 2026. Lembaga ini berhasil mempertahankan posisi puncak tersebut selama 15 tahun berturut-turut.
Dilansir dari news.mit.edu, QS World University Rankings diterbitkan oleh Quacquarelli Symonds, sebuah organisasi yang mengkhususkan diri dalam pendidikan dan studi di luar negeri. Penilaian ini didasarkan pada faktor reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi per fakultas, rasio mahasiswa-fakultas, proporsi fakultas internasional, dan proporsi mahasiswa internasional.
Selain memuncaki peringkat global, MIT juga menempati posisi pertama di dunia dalam 12 bidang studi yang diumumkan pada Maret tahun ini. Bidang tersebut meliputi Teknik Kimia, Teknik Sipil dan Struktur, Ilmu Komputer dan Sistem Informasi, Sains Data dan Kecerdasan Buatan, Teknik Elektro dan Elektronik, Teknik dan Teknologi, Linguistik, Ilmu Material, Teknik Mesin, Penerbangan, dan Manufaktur, Matematika, Fisika dan Astronomi, serta Statistik dan Penelitian Operasional.
Di tingkat global, Imperial College London dan Stanford University menyusul di peringkat kedua dengan skor keseluruhan yang sama, diikuti oleh University of Oxford dan Harvard University.
| Institusi | Peringkat Global | Skor Keseluruhan |
|---|---|---|
| Massachusetts Institute of Technology (MIT) | 1 | 100 |
| Imperial College London | 2 | 99.2 |
| Stanford University | 2 | 99.2 |
| University of Oxford | 4 | 98.6 |
| Harvard University | 5 | 97.4 |
| University of Cambridge | 6 | 97.1 |
| California Institute of Technology (Caltech) | 7 | 96.6 |
| ETH Zurich | 8 | 96.3 |
| University College London (UCL) | 8 | 96.3 |
| National University of Singapore (NUS) | 10 | 96.2 |
Perkembangan Universitas di India
Laporan dari indiatoday.in mencatat terdapat 52 universitas asal India yang masuk dalam pemeringkatan tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 institusi mengalami kenaikan posisi, 15 turun, sembilan stabil, dan dua universitas baru berhasil menembus daftar untuk pertama kalinya.
Indian Institute of Technology Delhi menjadi universitas dengan peringkat tertinggi di India dengan menempati posisi 118 secara global, naik lima peringkat dari tahun lalu. Hanya ada tiga institusi India yang berhasil menembus posisi 200 besar dunia, yaitu IIT Delhi, IIT Bombay di peringkat 134, dan IIT Madras di peringkat 170.
| Institusi | Peringkat India | Peringkat Global |
|---|---|---|
| Indian Institute of Technology Delhi (IIT Delhi) | 1 | 118 |
| Indian Institute of Technology Bombay (IIT Bombay) | 2 | 134 |
| Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras) | 3 | 170 |
| Indian Institute of Technology Kharagpur (IIT Kharagpur) | 4 | 205 |
| Indian Institute of Science (IISc) Bengaluru | 5 | 221 |
| Indian Institute of Technology Kanpur (IIT Kanpur) | 6 | 221 |
| University of Delhi | 7 | 332 |
| Indian Institute of Technology Roorkee (IIT Roorkee) | 8 | 335 |
| Indian Institute of Technology Guwahati (IIT Guwahati) | 9 | 349 |
| Shoolini University of Biotechnology and Management Sciences | 10 | 452 |
| Anna University | 11 | 470 |
| Indian Institute of Technology (BHU) Varanasi | 12 | 510 |
| Chandigarh University | 13 | 526 |
| Indian Institute of Technology Indore | 14 | 546 |
| Jawaharlal Nehru University (JNU) | 15 | 555 |
| Birla Institute of Technology and Science (BITS) Pilani | 16 | 575 |
| Indian Institute of Technology Hyderabad (IITH) | 17 | 588 |
| Vellore Institute of Technology (VIT) | 18 | 597 |
| Symbiosis International (Deemed University) | 19 | 655 |
| Jamia Millia Islamia | 20 | 686 |
Sementara itu, Chandigarh University menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan menempati peringkat ke-13 di antara seluruh universitas di India, naik dari peringkat ke-16 pada tahun lalu. Kampus ini kini berada di peringkat 526 secara global.
Pihak manajemen kampus menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan adanya peningkatan mutu akademik dan jaringan riset internasional yang dilakukan oleh institusi tersebut.
"Chandigarh University has demonstrated outstanding performance across multiple criteria, including academic reputation and international research network. This continued recognition in the QS World Rankings reflects the dedication and excellence of our faculty, staff, and students towards academic rigor, innovative research, and global impact," ujar Deepinder Singh Sandhu, Senior Managing Director, Chandigarh University.
Metodologi penilaian yang digunakan oleh QS mencakup lima area utama dengan bobot berbeda. Area tersebut adalah Riset dan Penemuan sebesar 50 persen, Kesiapan Kerja dan Hasil Lulusan sebesar 20 persen, Keterlibatan Global sebesar 15 persen, Pengalaman Belajar sebesar 10 persen, dan Keberlanjutan sebesar 5 persen.