MPMX Setujui Pembagian Dividen Final Rp750 Miliar
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memutuskan untuk membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai total sekitar Rp750 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Selasa (26/5/2026).
Nilai tersebut setara dengan Rp170 per saham dan mencapai 160 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Dana pembayaran dividen diambil dari keuntungan bersih perseroan tahun lalu ditambah saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
Hingga akhir Desember 2025, akumulasi saldo laba yang dimiliki emiten distributor sepeda motor Honda anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) ini mencapai Rp2,61 triliun. Total keuntungan bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp461,89 miliar atau setara laba Rp105 per saham.
Kebijakan dividen ini direspons positif oleh pasar dengan penguatan harga saham perusahaan sebesar 5,31 persen ke level Rp1.090 per lembar pada penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026). Aktivitas di lantai bursa melibatkan volume 36,02 juta saham dengan frekuensi 4.756 kali senilai Rp38,57 miliar.
Berdasarkan publikasi analisis Cetro Trading Insight, pergerakan saham perusahaan sempat menembus level Rp1.095 per saham dengan perhitungan imbal hasil dividen sekitar 16,3 persen pada penutupan hari pengumuman. Manajemen menyatakan kebijakan ini diambil dengan tetap menjaga keseimbangan antara tingkat likuiditas dan laba operasional perusahaan.
Laporan dari Phintraco Sekuritas mencatat nilai keuntungan yang dibagikan tersebut menghasilkan imbal hasil hingga belasan persen dari harga pasar saat pengumuman dilakukan. Rasio harga terhadap nilai buku perseroan berada pada angka 0,78 kali dengan rasio harga terhadap laba sebesar 10,09 kali.
"Adapun harga pasar MPMX di 1.090 sehingga dividend yield 15,60%," sebut catatan Phintraco Sekuritas.
Hasil RUPST memberikan kuasa dan wewenang penuh kepada direksi MPMX untuk mengatur tata cara serta menentukan jadwal pembagian keuntungan lebih lanjut. Sampai saat ini, pihak perseroan belum mengumumkan secara resmi mengenai tanggal cum dividen maupun jadwal pembayaran kepada pemegang saham.