Negosiasi Dagang Batal AS Terapkan Tarif 50 Persen Barang Kanada
Pemerintah Amerika Serikat resmi memberlakukan bea masuk sebesar 50 persen terhadap barang-barang impor asal Kanada senilai 20 miliar dolar AS mulai Sabtu, menyusul penghentian negosiasi perdagangan bilateral oleh Perdana Menteri Mark Carney.
Keputusan pembatalan perundingan yang telah berlangsung hampir sebulan tersebut memicu ketegangan ekonomi baru di kawasan Amerika Utara, di mana komoditas mencakup pakaian anorak, bendera nasional, ornamen Natal, hingga 36 jenis kayu lapis kini terdampak kebijakan tarif baru tersebut.
Langkah tegas diambil Ottawa sebagai respons atas tuntutan Washington yang dinilai merugikan kedaulatan serta sektor industri domestik Kanada.
"Merek meminta terlalu banyak dan menawarkan terlalu sedikit," kata Mark Carney, Perdana Menteri Kanada.
Carney menuding Pemerintah AS melakukan manuver politik pada menit-menit terakhir dengan mencoba membatasi kemampuan Kanada untuk bernegosiasi dengan negara lain, sembari berjanji membalas kebijakan tersebut secara proporsional pada September mendatang.
"Ini adalah bentuk permainan kekuasaan. Ini menjadi masalah kedaulatan," kata Mark Carney, Perdana Menteri Kanada.
Perundingan dilaporkan mengalami jalan buntu setelah pihak AS mengajukan syarat tambahan terkait sektor otomotif, hubungan dagang pihak ketiga, serta perlindungan bahasa Prancis dan kebudayaan Kanada.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump memberikan kritik tajam atas tindakan Ottawa yang memilih mundur dari meja perundingan.
"Kanada menginginkan manfaat menjadi sebuah Negara Bagian, tanpa menjadi bagian darinya!!!" kata Donald Trump, Presiden AS.
Trump menekankan bahwa kebijakan tarif ini juga menjadi bentuk balasan atas pungutan tinggi yang diterapkan Kanada terhadap produk pertanian AS selama bertahun-tahun.
"Mereka juga telah mengenakan tarif dalam jumlah besar kepada petani-petani hebat kita selama bertahun-tahun. Tidak ada lagi!!!" kata Donald Trump, Presiden AS.
Pemerintah AS membantah versi kronologi yang disampaikan pihak Kanada dan menyatakan bahwa Ottawa secara sepihak meninggalkan poin-poin kesepakatan yang sebelumnya telah disetujui bersama.
"Kepentingan kami adalah melindungi pekerja Amerika dan melindungi rantai pasokan Amerika. Kami telah menawarkan untuk membawa orang Kanada ke jalur itu, benar-benar untuk memotong tarif mereka pada baja, mobil, bahkan kayu, hal-hal yang sensitif bagi mereka," kata Jamieson Greer, Perwakilan Perdagangan AS.
Greer menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada jadwal perundingan susulan yang direncanakan oleh kedua belah pihak.
"Dan mereka selalu memiliki kesepakatan terbaik, dan mereka masih akan memiliki kesepakatan yang lebih baik lagi, tetapi mereka tidak menginginkannya," kata Jamieson Greer, Perwakilan Perdagangan AS.