PT NQI dan Hosen-X Shenzhen Bangun Pabrik Baterai dan Panel Surya
Kerja sama strategis berskala global resmi terjalin di sektor energi hijau antara perusahaan teknologi dalam negeri dan raksasa manufaktur internasional. PT Nusantara Quantum Intelligence (PT NQI) mengumumkan kesepakatan usaha patungan atau joint venture bernilai multi-juta dolar AS dengan Hosen-X Shenzhen, perusahaan asal China. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan bersiap mendirikan dua fasilitas manufaktur raksasa untuk memproduksi baterai dan komponen panel surya di Indonesia.
Kesepakatan investasi ini ditandatangani langsung di markas besar Hosen-X di Shenzhen oleh jajaran pimpinan PT NQI, meliputi Walter Kaminski selaku CEO dan Pendiri, Harlan sebagai Chairman, dan Dr. Sam Lee selaku Presiden Perusahaan, seperti dilansir dari Detik iNET.
Kemitraan strategis tersebut juga memberikan hak kepada PT NQI sebagai distributor tunggal eksklusif untuk seluruh ekosistem teknologi dan produk Hosen-X di wilayah Indonesia. Fokus komersial dari proyek ini mengarah pada integrasi Kecerdasan Buatan (AI) tingkat tinggi serta Teknologi Fotonika guna menghadirkan efisiensi daya yang optimal.
Langkah melokalisasi rantai produksi dari hulu ke hilir ini ditargetkan mampu mempercepat kemandirian energi bersih di tingkat nasional. Pembangunan infrastruktur produksi akan dibagi menjadi dua proyek besar yang berlokasi di dalam negeri.
Proyek pertama adalah Pabrik Manufaktur Baterai Skala Besar yang menggunakan standar smart manufacturing dari Hosen-X untuk menghasilkan sel baterai performa tinggi serta lini perakitan paket baterai utuh atau full-form PACK line untuk pasar domestik dan ekspor. Proyek kedua merupakan Pabrik Wafer Panel Surya yang memproses komponen wafer surya untuk menyuplai kebutuhan industri fotovoltaik (PV) regional dan diproyeksikan memangkas biaya energi surya secara signifikan. Hosen-X juga menyediakan Energy Storage System (ESS) berbasis pendingin cair untuk segmen komersial dan industri, hingga platform Virtual Power Plant (VPP) cerdas berbasis awan.
Ekosistem tersebut akan dipantau selama 24 jam penuh oleh platform AI Big Data, termasuk pada kabinet penukaran baterai yang telah dilengkapi sistem pemadam kebakaran otomatis.
"Kerja sama strategis ini bukan sekadar aktivitas impor atau perdagangan produk biasa, melainkan sebuah transfer teknologi tingkat tinggi secara menyeluruh. Langkah ini sekaligus menjadi pembuka jalan bagi era baru mobilitas bersih yang membebaskan masyarakat dari kecemasan jarak tempuh (range anxiety)." ujar Perwakilan Manajemen PT NQI. Realisasi fisik dari proyek joint venture ini dijadwalkan segera memasuki fase konstruksi fisik atau groundbreaking di Indonesia guna mendorong adopsi kendaraan listrik dan pemanfaatan energi surya secara masif.