Menteri Nusron Wahid Menyerahkan 243 Sertifikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah

Share

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyerahkan secara simbolis 243 sertifikat tanah wakaf di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026), demi menjamin kepastian hukum aset keagamaan.

Penyerahan ini merupakan buah kerja sama antara Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seperti dilansir dari Detikcom. Langkah ini bertujuan memproteksi tempat ibadah dan fasilitas umum dari potensi persengketaan di masa depan.

Program ini menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan pertanahan nasional guna melegalisasi tempat-tempat peribadatan serta area pemakaman. Menteri ATR/BPN menegaskan komitmen pemerintah dalam menuntaskan persoalan legalitas tanah-tanah umat tersebut.

"Hari ini kami secara simbolis menyerahkan 243 sertifikat wakaf dari ribuan sertifikat tanah wakaf yang terbit pada tahun 2026. Ini bagian dari program prioritas nasional di bidang pertanahan, yaitu menyelesaikan kepastian hukum terhadap tanah-tanah wakaf di tempat ibadah maupun tempat umum, baik itu masjid, mushola, sekolah, pesantren, termasuk tempat pekuburan," ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan penyerahan tersebut dilangsungkan bertepatan dengan momentum Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Berdasarkan data kementerian, persentase sertifikasi tanah wakaf di wilayah Jawa Tengah kini sudah menyentuh angka 73 persen, menempatkannya di atas rata-rata nasional.

Meskipun demikian, akselerasi masih terus diupayakan karena sejumlah fasilitas ibadah di Jawa Tengah tercatat belum memiliki sertifikat resmi. Hambatan seperti wafatnya wakif, ketiadaan nazir, hingga batas tanah yang belum jelas menjadi fokus penyelesaian oleh kementerian.

"Kami lakukan identifikasi. Kami targetkan dalam tiga tahun ke depan capaian sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah bisa mencapai 95 persen," terangkan Nusron Wahid.

Dalam agenda penyerahan sertifikat tersebut, hadir mendampingi Menteri ATR/BPN yakni Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, beserta Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Sri Pranoto. Acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan pendidikan bagi 100 anak yatim dari berbagai yayasan Islam setempat.

Gubernur Jawa Tengah memberikan apresiasi penuh terhadap akselerasi sertifikasi yang dijalankan oleh jajaran Kementerian ATR/BPN di wilayah kepemimpinannya.

"Hari ini menjadi berkah bagi tanah-tanah di Jawa Tengah, baik tanah bermasalah, tanah warisan, tanah wakaf, maupun tanah-tanah lainnya. Kehadiran Bapak Menteri ATR/Kepala BPN menjadi berkah bagi kita semua," pungkas Ahmad Luthfi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author