OJK Imbau Investor Tenang Jelang Pengumuman Indeks Global MSCI

Share

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para investor untuk tidak panik menjelang pengumuman tinjauan aksesibilitas pasar global serta klasifikasi pasar oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada akhir Juni 2026. Permintaan ini menyusul beredarnya rumor tidak resmi mengenai penurunan status pasar modal Indonesia, seperti dilansir dari Detik Finance pada Rabu (17/6/2026).

Lembaga penyedia indeks global tersebut dijadwalkan bakal merilis hasil Global Market Accessibility Review pada 19 Juni dan Market Classification pada 23 Juni mendatang. Situasi pasar saat ini dinilai masih dipenuhi oleh berbagai ketidakpastian secara global.

Kepanikan disebut sebagai tantangan terbesar bagi para pelaku pasar dalam menghadapi dinamika yang terjadi saat ini. Penegasan mengenai kondisi tersebut disampaikan langsung oleh pihak otoritas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Ya saya kira tidak ada alasan untuk panik gitu ya, kepanikan itu memang jadi musuh terbesar investor apalagi di situasi yang memang kita confirm penuh ketidakpastian ini," ungkap Hasan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Imbauan agar investor bertindak bijak dan mencermati informasi dari sumber terpercaya turut ditekankan. Langkah tersebut penting diambil agar pelaku pasar tidak langsung mempercayai spekulasi yang belum terbukti kebenarannya.

"Jangan cepat mengambil informasi yang tidak terverifikasi atau bahkan banyak kemarin beredar rumors, hoax gitu ya. Bahkan sempat ada MSCI-nya saja baru nanti tanggal 23, tiba-tiba ada tangkapan layar yang menyebutkan kalau kita sudah diturunkan ke klasifikasi pasar frontier misalnya," terangnya.

Koordinasi intensif berupa pertemuan berkala juga telah dilakukan oleh OJK bersama self regulatory organization (SRO) dengan pihak MSCI. Pertemuan paling baru antara kedua belah pihak tersebut dilangsungkan pada 10 Juni lalu.

Seluruh data dan informasi yang diperlukan untuk proses penilaian pasar modal Indonesia telah diterima oleh MSCI. Selain itu, proses peninjauan berkala ini dipastikan dilakukan secara serentak terhadap seluruh bursa saham global yang mengacu pada indeks mereka.

"Tentu sekali lagi ini tidak khusus bursa kita, tapi juga akan dilakukan terhadap seluruh bursa-bursa lain yang indeks MSCI-nya mengacu pada bursa dimaksud," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author