Olivia Rodrigo Kecam Kritik Netizen Terkait Gaun Babydoll di Barcelona
Penyanyi Olivia Rodrigo mengecam keras kritik netizen terkait penampilannya mengenakan gaun lengan mengembang Generation78 di Barcelona, Spanyol, sebulan setelah menuai kemarahan di media sosial, seperti dilansir dari Detikcom pada Jumat (29/5/2026).
Kecaman tersebut disampaikan setelah netizen mencela penampilannya di acara Spotify Billions Club pada 8 Mei lalu, di mana seorang pengguna X menuduhnya menggunakan estetika yang menarik bagi pedofil.
Pelantun lagu Drop Dead tersebut menyatakan rasa kesalnya terhadap respons para penggemar dan netizen yang mempersoalkan pakaian babydoll miliknya, padahal gaun tersebut dinilai sopan.
"Itu membuatku sangat kesal. Bahkan bukan untukku, aku bahkan gak peduli. Orang-orang bisa mengatakan apapun yang mereka mau," kata Olivia Rodrigo, perempuan berusia 23 tahun tersebut.
Penyanyi Amerika Serikat ini kemudian membandingkan pilihan busananya saat berada di atas panggung dalam kesempatan lain.
"Saya pernah mengenakan pakaian yang mungkin agak terbuka di atas panggung," ujarnya.
Ia berpendapat bahwa pilihan busana sebelumnya yang lebih terbuka justru tidak dianggap sebagai masalah besar oleh publik.
"Misalnya, saya pernah tampil di atas panggung dengan bra berkilauan dan celana pendek, yang merupakan hak saya. Itu menyenangkan. Saya merasa keren dan nyaman dengan itu. Itu tidak tidak pantas, tetapi jika saya sepenuhnya tertutup dengan gaun yang dianggap kekanak-kanakan oleh orang lain, itu tidak pantas," sambungnya.
Melalui respons langsungnya di media sosial, penyanyi muda ini mengaitkan kritik netizen tersebut dengan isu budaya yang lebih luas mengenai cara pandang terhadap perempuan.
"Itu hanya menunjukkan bagaimana kita benar-benar menormalisasi pedofilia dalam budaya kita. Ini adalah retorika yang diberikan kepada kita sebagai perempuan sejak kita masih kecil, yaitu, 'Jangan memakai itu karena kemudian seorang pria akan menseksualisasi tubuhmu dan itu salahmu'. Itu sangat aneh," tegas Olivia Rodrigo.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan gaun babydoll tersebut murni merupakan pilihan estetika panggung yang terinspirasi dari para idola musiknya.
"Saya malah berpikir, ini keren sekali. Saya merasa seperti Kathleen Hanna atau Courtney Love. Semua orang yang menjadi idola saya. Dan saya merasa keren dan nyaman mengenakannya," pungkasnya.