Otorita IKN Waspadai Lonjakan Titik Panas Karhutla Akibat El Nino

Share

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan di sekitar area ibu kota baru pada Sabtu (22/8/2026). Langkah pencegahan ini ditingkatkan menyusul fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang, seperti dilansir dari Detik Finance.

Peningkatan tajam jumlah titik panas (hotspot) terdeteksi sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Berdasarkan hasil pemantauan OIKN, konsentrasi titik panas terbanyak berada di wilayah Samboja, Muara Jawa, dan Loa Janan yang berbatasan langsung dengan kawasan pembangunan IKN. Fenomena cuaca ini dinilai membawa dua tantangan mendesak, yakni penurunan ketersediaan air bersih serta tingginya risiko karhutla.

Guna meminimalkan potensi bencana, OIKN meminta warga aktif melapor jika menemukan sumber api atau kepulan asap melalui aplikasi IKNOW, layanan darurat 112, maupun call center 0813-3028-7607. Laporan yang masuk ke Nusantara Command Center (NCC) bakal langsung ditindaklanjuti oleh Tim Brigade Api melalui proses pengecekan lapangan.

"Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat El Niño membutuhkan kewaspadaan kita bersama. Hindari segala aktivitas yang dapat memicu sumber api di ruang terbuka," tulis OIKN.

OIKN juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah, meninggalkan api yang belum padam, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan di area terbuka.

"Api kecil dapat menjadi bencana besar jika terlambat ditangani. Mari bersama jaga wilayah Nusantara dari bahaya Karhutla dengan melapor segera melalui aplikasi IKNOW!" tegas OIKN.

Masyarakat di sekitar kawasan IKN turut diingatkan untuk menghemat penggunaan air bersih serta mengikuti petunjuk resmi dari instansi berwenang demi menjaga ketersediaan cadangan air.

"Untuk itu masyarakat juga diimbau untuk untuk menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran terbuka, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait, dalam hal ini Otorita IKN," terang Otorita.

OIKN berharap koordinasi intensif bersama warga lokal dapat menekan dampak kerugian akibat potensi kekeringan dan karhutla selama kemarau.

"Mari tingkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan bersama demi menjaga lingkungan serta ketersediaan air di Kawasan Ibu Kota Nusantara," tegas OIKN.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author