Pangeran Belgia Akui Mantan Sales Mobil Sebagai Anak Kandung

Share

Pangeran Laurent dari Belgia mengakui secara resmi Clement Vandenkerckhove sebagai anak kandung dan ahli warisnya, mengungkap hubungan darah yang selama ini tak diketahui publik. Pengakuan ini dilakukan secara rahasia enam bulan lalu dan baru terungkap ke media pada Agustus 2026, meski Vandenkerckhove tidak menerima tunjangan dari kas kerajaan dan tak berhak dalam garis suksesi takhta Belgia. Clement Vandenkerckhove, yang berprofesi sebagai mantan sales mobil, menyatakan butuh waktu lama untuk menerima kenyataan bahwa ayah kandungnya adalah bangsawan Eropa.

"Saya mungkin ingin melakukan itu, tetapi saya bangga dengan nama Vandenkerckhove," ujar Clement dalam wawancara dengan Het Nieuwsblad, dikutip BBC.

"Jika saya mengorbankan nama keluarga, itu akan menjadi pengkhianatan terhadap semua yang telah ibu saya lakukan untuk saya," tambahnya. Vandenkerckhove tidak termasuk dalam garis suksesi takhta, berbeda dengan saudara tirinya seperti Putri Louise dan Pangeran Aymeric.

Dia juga tidak akan dilibatkan dalam tugas protokoler resmi kerajaan, meski telah menyandang gelar pangeran secara hukum. Sosok Clement pernah menjadi perhatian publik Belgia saat muncul dalam film dokumenter di saluran televisi VTM yang mengungkap perjalanan pengenalannya terhadap ayah kandungnya.

Ibunya, Wendy Van Wanten, menjalin hubungan dengan Pangeran Laurent sebelum sang pangeran menikah dengan Putri Claire pada 2003. "Kami pergi ke rumah sakit bersama dan saya ingat dia berkata 'Saya akan duluan agar kamu merasa nyaman'," kenang Clement mengenai tes DNA yang menguatkan hubungan mereka dengan kecocokan genetik 99,5 persen. Pengakuan ini mengingatkan pada kasus serupa yang dialami ayah Pangeran Laurent, Raja Albert II, yang pernah mengakui seniman Delphine Boel sebagai anak kandung dari hubungan gelap.

Delphine kini resmi menyandang gelar putri de Saxe-Coburg setelah memenangkan gugatan hukum.

Sejak 2013, hanya anggota inti keluarga kerajaan seperti Raja Philippe, mantan Raja Albert II, Pangeran Laurent, dan Putri Astrid yang menerima tunjangan publik dari anggaran negara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author