Andra Soni Gandeng Kementerian P2MI Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

Share

Gubernur Banten Andra Soni menandatangani nota kesepahaman dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin guna memperkuat pelindungan dan meningkatkan kapasitas tenaga kerja asal Banten pada Kamis (18/6/2026).

Kesepakatan yang berlangsung di Gedung Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Pancoran, Jakarta Selatan ini dilansir dari Detikcom menjadi bagian dari pembentukan ekosistem pekerja migran yang terintegrasi. Penandatanganan tersebut juga melibatkan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk serta Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama dalam perluasan peluang kerja bagi warga Banten di luar negeri. Gubernur Banten menyatakan langkah strategis ini diambil guna memastikan pekerja migran memperoleh pelatihan serta kompetensi yang memadai sebelum ditempatkan.

"MoU ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka kesempatan bagi warga kita untuk berkembang serta berkarya di luar negeri dengan tetap mendapatkan pelindungan dari Pemerintah Republik Indonesia," ujar Andra Soni, Gubernur Banten.

Kesiapan matang juga ditegaskan oleh pemerintah daerah dalam menyelaraskan implementasi kebijakan dari pemerintah pusat tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh program yang telah disepakati bersama demi kepentingan masyarakat.

"Kami sangat antusias dan siap menjalankan program ini dengan sungguh-sungguh. Kami akan serius mendukung pemerintah pusat dalam mengimplementasikan berbagai program yang telah disepakati," kata Andra Soni, Gubernur Banten.

Penguatan sistem pelindungan tenaga kerja dilakukan secara menyeluruh dari sektor hulu hingga hilir. Menteri P2MI Mukhtarudin menjelaskan bahwa sinergi ini mencakup aspek edukasi, pelatihan, penambahan kapasitas, hingga mekanisme penempatan kerja secara profesional.

"Ini kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, alumni perguruan tinggi, dan sektor industri. Bagian dari implementasi arahan Bapak Presiden Prabowo dalam memperkuat ekosistem pelindungan pekerja migran Indonesia dari hulu sampai hilir," ujar Mukhtarudin, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Fokus pemerintah saat ini diarahkan pada peningkatan kualitas SDM agar mampu bersaing di pasar global. Keterampilan yang baik dibutuhkan untuk mengisi lowongan kerja formal di mancanegara.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, kita memperkuat pelindungan sekaligus peningkatan kapasitas pekerja migran untuk memasuki pasar kerja global, khususnya sebagai skilled worker di sektor formal," kata Mukhtarudin, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author