Pemkab Nias Selatan Optimalkan Dana TKD Rp 72 Miliar

Share

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan mempercepat pemulihan pascabencana melalui penyesuaian alokasi Transfer ke Daerah (TKD) 2026 sebesar Rp 72,32 miliar. Keterangan tertulis pada Sabtu (22/8/2026) mencatat realisasi pemanfaatan dana tersebut telah mencapai 23 persen, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Berdasarkan data Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, dana penyesuaian ini diarahkan untuk pemulihan infrastruktur serta hunian warga.

Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menyatakan pemda terus menyelaraskan data kerusakan dan menyalurkan dana stimulan untuk rumah rusak ringan hingga sedang. "Kami menyadari bahwa penanganan bencana alam di Kabupaten Nias Selatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah kabupaten sendiri. Karena itu, kami sangat berharap dukungan, arahan, dan sinergi pemerintah pusat, provinsi, serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia.

Bencana pada Juli 2026 sebelumnya merendam sembilan rumah serta satu fasilitas sekolah di Kecamatan Mazo dan Boronadu. Longsor juga sempat memutus akses jalan di Desa Taluzusua, Desa Sifaoroasi, dan Desa Hilianaa yang menyoroti dampak bagi enam kecamatan.

Pendataan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mencatat 82 rumah rusak ringan, sembilan rusak sedang, dan 16 rusak berat. Pemkab Nias Selatan kini mematangkan relokasi fasilitas pendidikan di kawasan rawan longsor serta penanganan hunian tetap di Kecamatan Fanayama dan Kecamatan Aramo. "Disarankan agar relokasi infrastruktur disampaikan beserta alasannya kepada tim PRR. Untuk penanganan bencana alam terakhir seperti yang dilaporkan oleh Bupati Nias Selatan akan diusahakan pendanaannya oleh tim," kata Koordinator Tim Monev Satgas PRR Wilayah Sumut Brigjen TNI Fadjar Tjahjono.

Peninjauan lapangan telah dilakukan oleh Tim Monev PRR bersama Wakil Bupati Nias Selatan Yusuf Nache di Kecamatan Fanayama dan Aramo guna memastikan prioritas penanganan sesuai kondisi aktual di lapangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author