Peneliti Temukan Spesies Gurita Laut Dalam Baru Berwarna Biru
Sebuah spesies baru gurita laut dalam seukuran kepalan tangan resmi diidentifikasi oleh para ilmuwan. Satwa unik ini menarik perhatian besar karena memiliki corak warna biru yang sangat langka ditemukan pada habitat alam liar.
Makhluk laut yang diberi nama ilmiah Microeledone galapagensis tersebut pertama kali dijumpai di kawasan Kepulauan Galapagos pada tahun 2015. Penemuan ini terjadi dalam ekspedisi laut dalam menggunakan kapal penelitian EV Nautilus, seperti dikutip dari Detik iNET.
Kala itu, kru kapal sedang mengoperasikan robot bawah air kendali jarak jauh untuk memantau area dasar laut di dekat Pulau Darwin. Kamera robot menangkap visual gurita misterius tersebut pada kedalaman sekitar 1.800 meter di bawah permukaan laut.
Tim ahli dari Charles Darwin Foundation berhasil mengamankan satu spesimen dan mendokumentasikan dua individu lainnya melalui rekaman video. Hewan yang ditangkap kemudian diawetkan lalu dikirim menuju Chicago Field Museum untuk proses penelitian lebih lanjut.
"Saat itu juga, saya tahu itu adalah sesuatu yang sangat istesial. Saya belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya," kata Janet Voight, penulis studi yang diterbitkan di jurnal Zootaxa, seperti dikutip dari The Independent, Rabu (27/5/2026).
Janet Voight mengungkapkan bahwa temuan tersebut sangat unik karena spesies yang paling menyerupai gurita ini justru hidup di lepas pantai Uruguay. Lokasi tersebut berada di samudra yang sepenuhnya berbeda di sisi lain benua Amerika Selatan.
Proses identifikasi spesies baru gurita biasanya memerlukan tindakan pembedahan untuk memeriksa bagian mulut, paruh, hingga gigi. Kendati demikian, tim ilmuwan memilih tidak membedah satwa ini karena mereka hanya memiliki satu buah spesimen.
Sebagai solusi alternatif, para peneliti memanfaatkan teknologi CT scan untuk mengambil ribuan gambar X-ray. Seluruh data visual tersebut kemudian digabungkan guna membangun model tiga dimensi (3D) yang memperlihatkan struktur organ dalam gurita secara utuh.
Langkah pemindaian mutakhir ini berhasil memperlihatkan detail organ internal tubuh gurita dengan amat transparan, termasuk bagian mulutnya. Melalui data akurat inilah, status gurita tersebut sebagai spesies baru akhirnya sukses dibuktikan.
"Ini adalah gurita kecil yang hidup di laut dalam dan hampir tidak ada seorang pun di Bumi yang pernah melihatnya. Saya merasa beruntung bisa mengerjakannya," kata Voight.
"Jika Anda menyatukan semua daratan di Bumi, Anda tidak akan bisa menutupi Samudera Pasifik. Samudera sangat luas, dan masih banyak yang bisa menjelajahi," sambungnya.