Kemendikdasmen Jadwalkan Pengumuman Hasil Asesmen Nasional Oktober 2026
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadwalkan pengumuman resmi hasil Asesmen Nasional (AN) 2026 pada Oktober mendatang karena memerlukan proses pengolahan dan analisis data yang mendalam, dilansir dari Detikcom pada Jumat (29/5/2026).
Langkah pengumuman ini direncanakan berjalan beriringan dengan rilis hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Penyeragaman pelaksanaan ini berbeda dari tahun sebelumnya karena Kemendikdasmen kini mengintegrasikan AN dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP yang sudah diumumkan sejak Selasa, 26 Mei 2026.
Proses analisis yang komprehensif menjadi alasan hasil AN tidak dapat dikeluarkan secara instan bersamaan dengan pengumuman TKA.
"Hasil (AN) akan itu nanti akan diumumkan formalnya di bulan Oktober, karena kita perlu pengolahan dan analisis yang agak mendalam, tidak sekaligus pada saat ini dan mungkin seiring atau beriringan dengan hasil PISA 2025," kata Toni dalam Taklimat Media Pengumuman Hasil TKA SD-SMP 2026, ditulis Jumat (29/5/2026).
Integrasi pengumpulan data murid ini baru pertama kali diterapkan agar para siswa tidak perlu berulang kali mengikuti ujian. Kendati demikian, pengumpulan instrumen AN secara menyeluruh masih berjalan karena belum menyentuh semua elemen di sekolah.
"Tetapi di Asesmen Nasional, respondennya itu tidak hanya murid. Jadi, guru juga mengisi survei lingkungan belajar, kepala sekolah juga mengisi survei lingkungan belajar," paparnya Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati.
Penayangan hasil survei lingkungan belajar belum dapat dilakukan oleh kementerian akibat ketiadaan data dari tenaga pendidik. Saat ini, perolehan data murni baru terkumpul dari kelompok koresponden murid saja.
"Sehingga memang untuk hasil survei lingkungan belajar ini belum bisa kami tayangkan karena ini baru dari aspek murid. Dari unsur guru dan kepala sekolah belum ada," imbuhnya lagi Rahmawati.
Pelaksanaan AN pada tahun 2026 tersebut menandai tahun keenam program ini berjalan sejak pertama kali diluncurkan. Evaluasi berkala tetap dilakukan secara ketat guna menyajikan visualisasi data perkembangan mutu pendidikan secara akurat.
"Maka pengolahannya jauh lebih cermat dan hati-hati karena kami tidak hanya menyampaikan hasil di tahun ini, tetapi juga bagaimana trendnya selama lima tahun ke belakang dan capaian di tahun ini. Jadi, memang secara tahapan akan kami jadwalkan (pengumumannya) di bulan Oktober," tegas Rahmawati.