Penjualan Mobil LCGC Semester Pertama 2026 Merosot 18,4 Persen

Share

Pasar mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) menyusut 18,4 persen dalam rapor semester pertama 2026.

Dikutip dari Detik Oto, penjualan LCGC secara nasional membukukan angka 55.506 unit berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Angka ini merosot hingga 18,4 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, saat penjualannya masih menembus 68.038 unit.

Penyusutan ini bukanlah fenomena sesaat karena pasar mobil LCGC di Indonesia tampak terus layu dalam tiga tahun ke belakang.

Segmen ini masih tampil perkasa pada 2023 dengan total distribusi mencapai 204.705 unit.

Namun, angka tersebut terkikis menjadi 176.766 unit pada 2024, dan kembali merosot drastis ke angka 122.686 unit pada penutupan tahun 2025.

Tren penurunan performa LCGC ini sejalan dengan pasar mobil konvensional alias internal combustion engine (ICE) non-LCGC yang juga turun dalam tiga tahun terakhir.

Pasar ICE non-LCGC sempat menyusut dari 729.739 unit pada 2023 menjadi 586.729 unit di 2024, dan kembali melandai ke angka 505.857 unit pada tahun 2025.

Menariknya pada periode Januari-Juni 2026, penjualan mobil ICE (non LCGC) merangkak naik ke angka 263.950 unit.

Penjualannya tumbuh 10,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencatatkan 239.535 unit.

Duet MPV 7-seater milik Toyota dan Daihatsu masih menjadi model yang paling diminati konsumen Indonesia pada semester satu 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author