Penjualan Mobil Listrik China Turun Tujuh Persen pada Juni 2026

Share

Pasar kendaraan energi baru (NEV) di China mengalami kelesuan setelah pengiriman mobil listrik murni dan plug-in hybrid turun sebesar 7 persen pada Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini terjadi di tengah promosi besar-besaran oleh para produsen, sebagaimana dilansir dari Detik Oto berdasarkan data awal Asosiasi Mobil Penumpang China yang dilaporkan South China Morning Post (SCMP). Asosiasi mencatat sebanyak 1,04 juta unit kendaraan listrik telah diserahkan kepada konsumen di pasar otomotif terbesar di dunia tersebut sepanjang bulan lalu.

Penurunan pada bulan Juni memperburuk akumulasi performa paruh pertama tahun 2026, di mana pengiriman EV merosot 13 persen secara tahunan dengan total penjualan hanya mencapai 4,73 juta unit.

Kondisi pasar yang melemah ini dipengaruhi oleh perubahan perilaku konsumen yang cenderung menahan pembelian mereka. "Sentimen konsumen yang lemah merupakan pertanda buruk bagi pasar EV tahun ini. Para pembeli mengharapkan produsen mobil untuk lebih memangkas harga kendaraan mereka karena mereka mengambil sikap 'wait and see'," kata Tian Maowei, Manajer Penjualan di Yiyou Auto Service di Shanghai.

Di sisi lain, perusahaan konsultan global AlixPartners memproyeksikan penurunan penjualan kendaraan ringan di China sebesar 10 persen akibat situasi ekonomi yang goyah dan berkurangnya dukungan dari pemerintah. Lembaga tersebut juga memprediksi hanya ada tujuh dari 30 produsen mobil listrik di China yang mampu mencapai titik impas pada tahun 2030, sementara pelaku usaha berskala kecil terancam keluar dari pasar atau diakuisisi.

Sebagai langkah antisipasi terhadap penurunan penjualan domestik, para produsen otomotif China kini gencar melakukan ekspansi ke luar negeri melalui peluncuran model baru dan pembukaan jaringan ruang pamer global. AlixPartners memperkirakan ekspor mobil buatan China, yang didominasi oleh kendaraan listrik, akan melonjak hingga 41 persen atau mencapai 10 juta unit pada tahun 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author