Penutupan Pendaftaran DPD RI Awards 2026 Jaring 1.114 Kandidat
Proses pendaftaran DPD RI Awards 2026 resmi berakhir pada 23 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Panitia mencatat sebanyak 1.114 pendaftar telah menyerahkan berkas sejak pendaftaran dibuka pada 27 Juli 2026, seperti dikutip dari Detikcom.
Seluruh usulan yang masuk kini memasuki tahap verifikasi oleh tim panitia. Setelah penyaringan selesai, nama-nama yang lolos akan diserahkan kepada Dewan Pakar DPD Awards 2026 untuk dibahas serta ditetapkan melalui rapat penentuan.
Ajang penghargaan ini menghadirkan empat kategori utama. Kategori pertama menyasar bidang pendidikan, yaitu Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah.
"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," tulis DPD RI dalam laman resminya, seperti dilihat detikcom, Rabu (19/8/2026).
Kategori kedua berfokus pada bidang kesehatan melalui penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan. Kategori ini diperuntukkan bagi akademisi, profesional, maupun individu yang menciptakan inovasi riset.
"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD.
Bidang ketahanan pangan menjadi kategori ketiga melalui Penggerak Desa Mandiri Pangan. Kategori ini mengapresiasi tokoh yang mendorong kemandirian pangan di tingkat desa.
"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," katanya.
Kategori keempat mencakup bidang seni dan budaya, yakni Pelestari Budaya Daerah. Penghargaan ini ditujukan bagi individu yang aktif melestarikan serta mempromosikan kebudayaan lokal.
"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelas DPD.
Selain empat kategori tersebut, DPD RI menyiapkan Special Recognition Awards. Apresiasi khusus ini diberikan kepada tokoh atau kelompok yang konsisten berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Penegasan Independensi Seleksi
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan seluruh tahapan penilaian terbebas dari intervensi pimpinan. Penjaringan ini dirancang untuk menjangkau para figur potensial di daerah yang selama ini belum mendapat perhatian publik.
"Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar," kata Sultan di acara DPD RI Awards 2025 lalu.
Sultan menjelaskan bahwa ajang ini memfasilitasi aspirasi masyarakat yang diwakili oleh 152 anggota DPD RI dari berbagai wilayah Indonesia.
"Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami. Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau," jelas dia.
Ia juga menjamin penuh netralitas juri dan Dewan Pakar yang terlibat selama proses penyaringan berlangsung.
"Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara," ujar dia.