Mengungkap Perbedaan Antara Ube dan Ubi Ungu serta Faktor Warna Ungu pada Tanaman

Share

Ube dan ubi ungu kerap disamakan karena warna ungunya yang serupa, namun kedua tanaman ini berasal dari keluarga yang berbeda. Ube (Dioscorea alata) termasuk umbi-umbian yang merambat dari suku Dioscoreaceae, sedangkan ubi ungu (Ipomoea batatas) adalah varietas ubi jalar dari suku Convolvulaceae. Perbedaan taksonomi ini tidak menghalangi keduanya memiliki warna ungu pekat yang menarik perhatian.

Menurut Prof Agung Karuniawan, ahli Plant Breeding dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, warna ungu pada tanaman berasal dari faktor genetik masing-masing varietas.

Warna tersebut dihasilkan oleh pigmen alami bernama antosianin yang terdapat pada bagian buah, daun, dan bunga tanaman. Selain warna ungu, antosianin juga bisa menghasilkan warna merah dan biru, serta berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Pengaruh Lingkungan Terhadap Intensitas Warna

Meski genetik menentukan kemampuan tanaman menghasilkan warna ungu, lingkungan sekitar memengaruhi seberapa kuat warna tersebut tampak. Prof Agung menjelaskan, faktor seperti cahaya, suhu, ketersediaan air, dan nutrisi tanah ikut menentukan intensitas ekspresi warna melalui sintesis dan akumulasi antosianin.

Cahaya dan suhu mempercepat pembentukan pigmen, sementara air dan nutrisi menjaga kondisi fisiologis tanaman agar warna dapat keluar maksimal. Dengan demikian, lingkungan dapat mempertegas warna ungu, namun tanpa genetik yang mendukung, tanah subur sekalipun tidak akan mengubah warna umbi menjadi ungu pekat.

Variasi Warna pada Ube

Keragaman genetik ube cukup tinggi sehingga warna daging umbinya bervariasi, mulai dari putih, krem, hingga ungu.

Hal ini membuktikan bahwa warna tanaman sepenuhnya diatur oleh instruksi genetik varietas tersebut. Berbeda dengan ubi ungu, ube tumbuh merambat sehingga cara budidayanya lebih kompleks dibanding ubi jalar yang menjalar di permukaan tanah. Informasi ini dikutip dari Detik Health.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: antosianin ube ubi ungu
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author