Masyarakat Dunia Memperingati Hari Ayah Internasional pada 21 Juni 2026

Share

Masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Ayah Internasional pada Minggu, 21 Juni 2026 untuk menghormati peran besar serta pengorbanan para ayah dalam keluarga. Perayaan yang jatuh pada minggu ketiga bulan Juni ini kini telah diadopsi secara resmi di lebih dari 80 negara.

Dilansir dari ua.news, momentum tahunan ini menjadi waktu bagi masyarakat untuk merefleksikan figur ayah sebagai mentor, pelindung, dan pembentuk nilai kehidupan. Selain perayaan global, negara seperti Ukraina juga memperingati Hari Ayah nasional pada tanggal yang sama setelah diresmikan sejak tahun 2019.

Inisiasi Hari Ayah berawal dari gerakan sosial di Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Tokoh penting di balik pergerakan ini adalah seorang wanita bernama Sonora Smart Dodd dari Spokane, Washington, yang ingin menghormati ayahnya, William Jackson Smart.

William Jackson Smart merupakan seorang veteran Perang Sipil yang membesarkan enam anaknya seorang diri setelah istrinya meninggal saat melahirkan. Terinspirasi dari Hari Ibu, Dodd berkampanye ke gereja dan organisasi lokal hingga perayaan Hari Ayah pertama terwujud pada 19 Isle Juni 1910.

Perjuangan Dodd membutuhkan waktu puluhan tahun hingga diakui secara nasional di Amerika Serikat. Regulasi resmi baru ditandatangani oleh Presiden Richard Nixon pada tahun 1972 yang menetapkan Hari Ayah sebagai hari peringatan nasional yang permanen.

Meskipun dirayakan secara luas pada bulan Juni, beberapa negara memiliki jadwal berbeda. Australia memperingatinya pada September, Spanyol pada Maret, dan Thailand pada Desember, namun maknanya tetap sama untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada sosok ayah.

Tradisi perayaan biasanya diisi dengan makan malam bersama, ucapan penuh kasih, dan pemberian hadiah seperti dasi atau alat pemanggang. Survei menunjukkan bahwa hadiah yang paling dihargai oleh para ayah adalah waktu berkualitas bersama anak dan cucu mereka.

Selebriti dan tokoh dunia juga kerap membagikan pandangan mereka mengenai esensi seorang ayah melalui kutipan bermakna yang terekam dalam catatan sejarah.

"A father carries pictures where his money used to be." ujar Steve Martin, Komedian.

Pernyataan ini menggambarkan bagaimana prioritas seorang pria berubah sepenuhnya demi kebahagiaan anak-anak setelah ia resmi menjadi seorang ayah.

"It is not flesh and blood but the heart which makes us fathers and sons." kata Johann Friedrich von Schiller, Penyair.

Hubungan emosional dan ikatan batin yang kuat dinilai jauh lebih mengikat daripada sekadar hubungan biologis semata.

"No music is so pleasant to my ears as that word—father." ucap Lydia Maria Child, Penulis.

Panggilan tersebut disoroti sebagai salah satu kata paling indah dan menenangkan yang bisa didengar oleh seorang pria sepanjang hidupnya.

"The older I get, the smarter my father seems to get." tutur Tim Russert, Jurnalis.

Seiring bertambahnya usia, seorang anak biasanya baru akan menyadari kebenaran dan kearifan dari nasihat-nasihat yang pernah diberikan oleh ayahnya.

"A father’s smile has been known to light up a child’s entire day." sebut Susan Gale, Penulis.

Dukungan emosional yang sederhana dari seorang kepala keluarga terbukti mampu memberikan dampak psikologis yang besar bagi keceriaan anak.

"Every father should remember that one day his son will follow his example instead of his advice." tegas Charles Kettering, Penemu.

Tindakan nyata dan perilaku sehari-hari seorang ayah dinilai jauh lebih membekas menjadi teladan anak dibandingkan kata-kata perintah.

"To be in your children’s memories tomorrow, you have to be in their lives today." cetus Barbara Johnson, Penulis.

Kehadiran secara fisik dan emosional di masa sekarang menjadi kunci utama agar seorang ayah tetap melekat dalam memori masa depan anaknya.

"One of the greatest titles in the world is parent, and one of the biggest blessings in the world is to have parents to call mom and dad." ungkap Jim DeMint, Politikus.

Keberadaan orang tua yang lengkap digambarkan sebagai salah satu berkah terbesar yang patut disyukuri oleh setiap individu di dunia.

Di era modern, perayaan ini meluas untuk menghormati ayah tiri, kakek, ayah angkat, hingga mentor yang memberikan bimbingan hidup. Sosiolog menekankan keterlibatan ayah dalam pengasuhan sangat memengaruhi rasa percaya diri dan stabilitas emosional anak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author