Persib Bandung Tunjuk Igor Tolic Jadi Pelatih Baru
Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru Persib Bandung untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2026/2027. Keputusan penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar, di Graha Persib, Kota Bandung, pada Selasa (26/5/2026).
Dilansir dari Bola, pemilihan Igor Tolic didasarkan pada pertimbangan bahwa pelatih tersebut telah memahami karakter permainan tim berjuluk Maung Bandung. Kualitas Tolic juga dinilai setara dengan mantan pelatih sebelumnya, Bojan Hodak.
"Dia punya level yang sama dengan Bojan Hodak. Bahkan, saat Bojan berhalangan memimpin latihan, Igor sering diberi kepercayaan mengambil alih," jelas Umuh Muchtar, Komisaris PT PBB.
Manajemen melihat kemampuan adaptasi yang cepat menjadi nilai positif karena Tolic sudah lama bekerja sama di dalam tim asuhan Bojan Hodak sebelumnya.
"Dia juga kerap memberikan arahan, nasihat, dan motivasi kepada para pemain,” lanjut Umuh Muchtar.
Langkah mempertahankan sosok yang telah mengenal kultur internal klub dianggap lebih efisien daripada merekrut juru taktik baru dari luar yang belum tentu cocok.
“Daripada mencari pelatih baru yang belum jelas, saya rasa Igor tidak jauh berbeda dari Bojan. Cara penyampaiannya juga sudah sejalan karena selama ini bekerja bersama Bojan,” imbuh Umuh Muchtar.
Faktor keharmonisan serta hubungan emosional yang telah terbangun antara Tolic dan skuad Persib diharapkan membuat proses transisi strategi berjalan tanpa hambatan.
"Saya yakin pemain menyukai Igor dan tidak akan ada kendala. Persib tetap berjalan seperti biasa. Komunikasinya dengan Bojan selama ini juga bagus, terutama dalam menyusun strategi dan memberikan arahan kepada tim,” ungkap Umuh Muchtar.
Pihak manajemen kemudian membandingkan situasi ini dengan pengalaman masa lalu saat mendatangkan pelatih bereputasi besar di sepak bola Indonesia.
“Kami pernah mendatangkan Luis Milla. Dia pelatih hebat, pernah melatih tim nasional, tapi ternyata cukup kewalahan,” seloroh Umuh Muchtar.
Target tinggi tetap dipasang oleh pihak manajemen Persib Bandung agar klub bisa mempertahankan performa impresif dan kembali meraih takhta tertinggi di kompetisi domestik.
“Mudah-mudahan bersama Igor, musim depan Persib bisa lebih baik dan juara lagi,” harap Umuh Muchtar.
Terkait urusan administratif, kepastian mengenai durasi ikatan kerja bagi sang pelatih baru masih disimpan rapat oleh jajaran direksi.
“Soal itu nanti akan diumumkan langsung oleh manajemen,” tegas Umuh Muchtar.
Selain mengenai staf kepelatihan, manajemen juga memberikan proyeksi mengenai dinamika bursa transfer pemain yang akan dihadapi klub menjelang musim baru.
“Mungkin ada beberapa pemain yang pergi, tapi masih pemain-pemain pelapis. Nanti informasinya akan menyusul,” ujarnya.
Umuh Muchtar tidak menampik adanya rasa berat hati saat harus berpisah dengan Bojan Hodak yang sukses membawa klub berprestasi pada musim sebelumnya.
“Setelah kami juara, Bojan sebenarnya sudah sempat bicara. Sebelumnya juga memang ada diskusi. Saya lihat dia sampai berkaca-kaca karena mungkin tidak berani bicara langsung kepada saya,” cerita Umuh Muchtar.
Momen perpisahan tersebut digambarkan berlangsung penuh haru dalam sebuah pertemuan informal terakhir sebelum sang pelatih meninggalkan posisinya.
“Sebelum pulang kami sempat makan bersama di Bahe. Semua orang melihat Bojan seperti ingin menangis saat berbicara dengan saya. Jujur, saya sama sekali tidak menyangka dia akan meninggalkan jabatan pelatih,” tambah Umuh Muchtar.
Kendati tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala, Bojan Hodak dipastikan akan tetap berada di lingkungan internal Persib Bandung dengan mengemban peran baru sebagai penasihat tim.