Polda Riau Rampungkan Pembangunan 51 Jembatan Merah Putih Tahap II

Share

Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Polda Riau berhasil menyelesaikan pembangunan dan renovasi 51 jembatan di berbagai pelosok wilayah Provinsi Riau hingga akhir Mei 2026. Proyek infrastruktur yang dinamakan Jembatan Merah Putih Tahap II ini dikebut demi membuka akses bagi kawasan yang terisolasi.

Keberhasilan penyelesaian puluhan infrastruktur penyeberangan di sejumlah kabupaten dan kota tersebut dilansir dari Detikcom. Guna mempercepat pengerjaan secara presisi, sebanyak 120 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari 70 personel Satbrimob Polda Riau, 30 personel Ditsamapta Polda Riau, serta 20 personel Ditpolairud Polda Riau dan polres jajaran.

Daftar jembatan yang rampung 100 persen dan sudah dapat dilewati kendaraan serta pejalan kaki di antaranya Jembatan SD 025 Bagan Hulu di Kabupaten Rokan Hilir, Jembatan Desa Pondok Gelugur di Indragiri Hulu, Jembatan SDN 09 Desa Muara Kelantan di Siak, dan Jembatan Nelayan Mayang Sari di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu, jembatan berdimensi 12×4 meter di Parit Kajang, Desa Mumpa, Kabupaten Indragiri Hilir juga telah selesai dikerjakan.

Satgas bentukan korps bhayangkara ini pun telah merampungkan pembangunan dua jembatan di Kelurahan Tengkereng Timur Kota Pekanbaru, 5 jembatan di Kabupaten Indragiri Hilir, dan 6 jembatan di Rokan Hulu. Selanjutnya, terdapat pembangunan di 4 desa wilayah Kabupaten Kampar, 4 jembatan di Kabupaten Bengkalis, 2 jembatan di Kabupaten Pelalawan, serta 4 jembatan di Kabupaten Kuansing.

"Mayoritas jembatan di atas kini berada dalam fase finishing akhir berupa pengecatan ornamen dinding pengaman (loneng) berklep warna merah-putih sebagai simbol kehadiran negara di tengah masyarakat," kata Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, Dansat Brimob Polda Riau sekaligus Ketua Satgas Darurat Pembangunan Jembatan dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Pihak kepolisian saat ini mulai menggeser fokus personel untuk mempercepat penyelesaian 28 unit jembatan tersisa yang masih berada pada fase krusial. Beberapa di antaranya meliputi jembatan Jalan Perintis-Bukit Datuk Lama di Dumai yang memasuki tahap akhir pemasangan pagar pembatas, serta jembatan penghubung Jaya Kopah-Munsalo Kopah di Kuansing.

Akselerasi pengerjaan ini diproyeksikan untuk menjamin keselamatan warga, menaikkan angka kehadiran anak sekolah, sekaligus mendorong inklusi sosial bagi masyarakat pedesaan. Program sosial ini didasari oleh instruksi langsung dari jajaran pimpinan pusat.

"Program kemanusiaan dan infrastruktur ini sekaligus menjadi bentuk implementasi konkret dari Commander Wish Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada akhir tahun 2025 lalu, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Rapim Wakapolri serta Surat Perintah Kapolri," kata Kombes Ketut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author