Polda Riau Kerahkan Tim Medis untuk Cegah Dampak Karhutla di Pelalawan
Polda Riau bersama Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap warga Desa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Pelalawan, pada Sabtu (22/8/2026) untuk menangani dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemeriksaan ini fokus pada risiko gangguan pernapasan terutama pada anak-anak akibat paparan asap karhutla. Tim medis juga membagikan masker dan melakukan trauma healing bagi masyarakat terdampak.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyatakan, "Kita melakukan pengecekan secara serentak di Desa Kerumutan, terutama untuk bisa mengecek berapa adik-adik, anak-anak kita yang terkena ISPA. Lalu kita melakukan pembagian masker, lalu juga kita melakukan trauma healing."
Herry mengapresiasi Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat yang turun langsung memantau penanganan karhutla bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah selama dua hari di sejumlah wilayah Riau.
Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup, Kapolda Riau, dan pakar karhutla di lapangan menunjukkan bahwa penanganan kebakaran tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga pada penyebab, kondisi ekologis, dampak lingkungan, serta kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan memperkuat pencegahan, mempercepat penanganan kebakaran, dan mencegah karhutla meluas kembali di Riau.
Kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kerumutan sudah berlangsung selama 23 hari. Dari total 270 hektare lahan yang terbakar, 81 hektare telah berhasil dipadamkan.
Kapolda Riau menyampaikan, "Alhamdulillah berkat kerja kolaborasi bersama dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan dan Forkopimda, hadir bersama untuk melakukan pemadaman dan 81 hektare sudah kita padamkan."
Herry menambahkan, penanganan karhutla dapat dikendalikan salah satunya karena penegakan hukum yang masif terhadap pelaku pembakaran hutan.
"Tahun lalu kita ada 102 tersangka dari 77 kasus. Hari ini, (karhutla) di Pelalawan sisa di Kerumutan saja," ujar Kapolda Riau.
Berita ini dilansir dari Detikcom.