Polisi Amankan Empat Anjing Pemburu Babi Pascapenyerangan Bocah di Bogor
Aparat kepolisian mengamankan empat ekor anjing pemburu babi setelah seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun tewas akibat digigit saat memancing di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (7/6/2026) siang, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Langkah evakuasi ini diambil guna memastikan keselamatan warga, mengingat sebelumnya sempat beredar laporan mengenai masih adanya anjing pemburu yang berkeliaran di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat menegaskan bahwa situasi di lokasi penyerangan saat ini sudah dipastikan aman dari keberadaan hewan tersebut.
"Udah clear semua, terakhir itu kita ngamanin kan empat," kata Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat, Kamis (18/6/2026).
Pihak kepolisian sempat melakukan penelusuran lebih lanjut setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan anjing lain yang dicurigai.
"Ternyata banyak yang berkembang itu katanya memang betul anjing-anjing pemburu, tapi pas kita cek ke sana kebanyakan anjing-anjing kampung," ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, kelompok anjing pemburu lainnya justru terdeteksi berada di luar wilayah Jasinga.
"Dia menerima informasi keberadaan anjing pemburu di daerah Lebak, bukan di Jasinga. Sementara di wilayahnya, anjing-anjing itu telah dievakuasi."
Dalam perkembangan penyelidikan kasus ini, Polres Bogor telah memeriksa puluhan saksi dan menetapkan pemilik anjing yang menyerang korban sebagai tersangka.
Sementara itu, empat ekor anjing pemburu yang terlibat dalam penyerangan tersebut dilaporkan mati bersamaan di dalam kendaraan akibat kondisi penempatan yang tidak tepat setelah insiden.
"Infonya karena disimpan di dalam mobil, terus diikat, mobilnya tertutup, sehingga tidak ada oksigen di dalamnya. Iya (ada empat anjing yang mati)," kata Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri pada Rabu (10/6/2026).
Hewan-hewan tersebut langsung dimasukkan ke dalam kendaraan sesaat setelah menerkam korban, namun kondisi mesin mobil yang diduga mati memicu fatalitas bagi anjing-anjing itu.
"Untuk kondisi anjing, jadi pada saat anjing-anjing itu menerkam korban itu diamankan, lalu dimasukkan ke dalam mobil. Saat anjing di dalam mobil tersebut, mungkin mobil tidak dinyalakan, sehingga menyebabkan kematian pada anjing tersebut," kata Silfi.