Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Minimarket di Tambora Jakarta Barat
Seorang pria pengangguran berinisial MR (26) ditangkap oleh aparat Kepolisian Sektor Tambora setelah kedapatan mencuri bahan kebutuhan sehari-hari di sebuah minimarket di kawasan Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Aksi kriminal tersebut dilakukan oleh pelaku secara berulang di lokasi yang sama. Berdasarkan laporan dari media Detikcom, tersangka diketahui sudah melancarkan aksi pencuriannya sebanyak tiga kali sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara memberikan konfirmasi mengenai penangkapan pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut.
"Kita berhasil mengamankan pelaku MR. Jadi, modus operandi MR adalah mendatangi sebuah swalayan, lalu mengambil barang-barang tersebut. Dari pengakuan, sudah sebanyak tiga kali," kata Sudrajat dilansir Antara, Sabtu (20/6/2026).
Berdasarkan hasil interogasi pihak kepolisian, tersangka nekat melakukan tindakan melanggar hukum tersebut didorong oleh faktor ekonomi. Pelaku tidak mempunyai sumber penghasilan untuk membiayai kelangsungan hidupnya sehari-hari.
"Tidak bekerja. Jadi, MR ini tidak bekerja, sehingga untuk memenuhi kebutuhannya, terpaksa untuk mencuri," ujar Sudrajat.
Komoditas yang menjadi sasaran pencurian meliputi barang-barang pokok siap konsumsi. Setelah berhasil mengambil barang dari minimarket, MR kemudian menjualnya kembali ke pihak lain dengan patokan harga di bawah pasar.
"Kurang lebih kebutuhan sehari-hari seperti kopi, minyak, dan lain-lain. Itu dijual lagi oleh pelaku," tutur Sudrajat.
Pemeriksaan terhadap pelaku juga dikembangkan oleh Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo untuk mendalami rekam jejak tempat kejadian perkara lain yang kemungkinan pernah disasar.
"Pengakuan dia belum pernah di minimarket lain," ujar Priyo.
Selain melakukan pemeriksaan terkait pasal pencurian, petugas kepolisian juga melakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi adanya indikasi penyalahgunaan zat terlarang pada diri pelaku melalui metode cek urine.
"Kalau itu tidak ada (konsumsi narkoba)," kata Priyo.