Polisi Tangkap Pengedar Tramadol di Batuceper Tangerang

Share

Polres Metro Tangerang Kota mengamankan seorang penjual obat keras ilegal berinisial FU di kawasan Kebon Besar, Batuceper, Kota Tangerang, setelah kedapatan mengedarkan ratusan butir tramadol tanpa izin resmi.

Pengungkapan kasus ini berawal dari kegiatan razia yang digelar aparat kepolisian pada Minggu (14/6) dini hari, seperti dilansir dari Detikcom. Petugas awalnya mencurigai pergerakan seorang pengendara sepeda motor berinisial MNE (19) di Jalan Garuda, Batujaya, dan menemukan delapan butir tramadol yang baru dibeli seharga Rp 40 ribu dari tangan FU.

Pihak kepolisian kemudian melakukan pengembangan berdasarkan informasi tersebut dan langsung menangkap FU selaku penjual obat keras tersebut.

"Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 145 butir Tramadol, satu unit telepon genggam iPhone 13 warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp 265 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan obat keras tersebut," kata Jauhari dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa FU beserta MNE kini telah dibawa ke Polsek Batuceper untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Atas perbuatannya, kedua pemuda tersebut dijerat menggunakan Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023.

"Peredaran obat keras tanpa izin merupakan salah satu bentuk kejahatan yang harus ditindak tegas karena dapat merusak kesehatan masyarakat, khususnya kalangan remaja. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota," jelas Jauhari.

Guna menekan ruang gerak peredaran obat ilegal, Jauhari mengimbau masyarakat untuk tidak membeli ataupun mengonsumsi obat-obatan tanpa adanya resep serta pengawasan langsung dari tenaga medis.

"Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik penjualan obat keras ilegal di lingkungannya. Kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan kesehatan bersama," imbuhnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author