Polresta Pontianak Selidiki Kasus Kecelakaan dan Pod Diduga Narkoba
Kepolisian Resor Kota Pontianak menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia Kalimantan Barat, Eddo Susanto, pada Minggu, 23 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Selain kecelakaan, polisi mendalami temuan perangkat rokok elektrik atau pod getar yang diduga berisi liquid narkoba dari mobil yang dikendarai Eddo.
Penanganan perkara tersebut dibagi ke dalam dua satuan kerja terpisah di Polresta Pontianak. Satuan Lalu Lintas bertugas memproses insiden kecelakaan, sedangkan Satuan Reserse Narkoba berfokus memeriksa perangkat rokok elektrik yang ditemukan di lokasi kejadian pascakecelakaan.
Kasatlantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto memberikan keterangan resmi mengenai pembagian tugas penanganan kasus tersebut.
"Untuk laka lantas kami yang tangani, untuk rokok elektrik (dugaan pod getar) Sat Narkoba," kata AKP Supriyanto.
Pihak Satlantas Polresta Pontianak belum merinci lebih mendalam terkait proses pemeriksaan barang bukti rokok elektrik tersebut. Penjelasan mengenai perkembangan penyelidikan diserahkan kepada Seksi Humas Polresta Pontianak.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri menjelaskan bahwa kepolisian tengah memproses barang bukti pod yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial pasca-insiden tersebut.
"Untuk pod yang diviralkan dalam laka lantas itu, masih kami dalami bersama Ditresnarkoba Polda Kalbar," kata AKP Wagitri.
Hingga saat ini kepolisian belum mengumumkan hasil tes urine terhadap Eddo Susanto usai penemuan barang bukti tersebut di dalam kendaraannya. AKP Wagitri menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan terkait insiden kecelakaan lalu lintas maupun temuan perangkat rokok elektrik masih berlangsung.
"Masih dalam penyelidikan dan pendalaman," kata AKP Wagitri.