Polri Geledah Rumah di Sentul City Temukan Emas 74 Kilogram
Tim gabungan Kepolisian Negara Republik Indonesia menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Sentul City yang diduga milik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah pada Rabu malam, 8 Juli 2026.
Dilansir dari suara.com, operasi penggeledahan tersebut berujung pada penemuan aset luar biasa berupa emas batangan seberat 74 kilogram serta berbagai mata uang asing senilai ratusan miliar rupiah di dalam sebuah brankas besar.
Penggeledahan ini melibatkan sejumlah anggota kepolisian serta personel Brimob bersenjata laras panjang yang berjaga di area rumah. Tindakan di Sentul City tersebut disinyalir memiliki keterkaitan erat dengan rangkaian penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan Polri sebelumnya di Cafe de'CLAN Signature.
Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri, Irjen Pol. Totok Suharyanto menjelaskan mengenai perkembangan penyidikan kasus yang menggegerkan publik tersebut langsung di lokasi penggeledahan.
Irjen Totok mengungkapkan bahwa tim penyidik menemukan sebuah brankas besar yang dalam kondisi terkunci rapat.
Setelah berhasil dibuka secara paksa, di dalam brankas tersebut ditemukan tujuh koper besar yang berisi aset kekayaan dalam berbagai bentuk.
Temuan barang bukti di Sentul City ini memicu sorotan tajam karena dinilai tidak selaras dengan laporan resmi kekayaan penyelenggara negara. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 7 Maret 2026 untuk periode 2025, Febrie Adriansyah tercatat memiliki total harta senilai Rp18,2 miliar.
Dalam dokumen LHKPN tersebut, Febrie melaporkan kepemilikan dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, serta tiga bidang tanah di wilayah Tangerang Selatan dan Bandung dengan nilai total Rp14,8 miliar. Selain aset properti, ia juga mencantumkan empat unit mobil berupa Honda CR-V, Toyota L-Cruis Parado, Peugeot New 2008 AT, dan Toyota Alphard seharga Rp2,3 miliar.
Komponen kekayaan lain yang dilaporkan meliputi harta bergerak lainnya senilai Rp60 juta, kas dan setara kas sebesar Rp938 juta, serta harta lainnya senilai Rp100 juta. Febrie juga tercatat tidak memiliki utang sama sekali sehingga total bersih harta yang dilaporkannya berada di angka Rp18.261.445.180.