Presiden Prabowo Subianto Penuhi Undangan Kenegaraan Emmanuel Macron di Paris

Share

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Paris, Prancis pada pekan ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Emmanuel Macron. Dilansir dari Detikcom, kedatangan kepala negara di Bandara Orly pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat menandai awal dari rangkaian agenda resmi tersebut.

Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan penjelasan mengenai latar belakang lawatan diplomatik ini. Penegasan dari pihak Prancis dilaporkan sudah disampaikan sebanyak dua kali sebelum kunjungan resmi kenegaraan akhirnya dapat terealisasi.

"Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu, saya kalau tidak salah tanggal bulan April, kunjungan yang diharapkan dilaksanakan. Namun waktu yang tidak cocok pada saat itu," kata Sugiono.

Penjadwalan ulang kemudian disepakati setelah waktu pada undangan pertama dinilai kurang tepat bagi kedua belah pihak. Setelah itu, Emmanuel Macron kembali menyampaikan undangan tersebut secara langsung saat pertemuan bilateral antarkepala negara.

"Dan pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris, itu juga dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu. Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini. Jadi karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua ke beliau Pak Presiden memenuhi undangan ini," ujar Sugiono.

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum diplomasi timbal balik antara Indonesia dan Prancis. Langkah ini dilakukan untuk mempererat hubungan bilateral yang sudah terjalin di antara kedua negara.

"Dan hadir di Paris dan dalam rangka kunjungan ke negara itu. Sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia," imbuhnya.

Di sela-sela agenda kenegaraan tersebut, Prabowo Subianto juga melaksanakan ibadah keagamaan di Prancis. Berdasarkan data dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (27/5/2026), pemimpin negara tersebut menunaikan salat Idul Adha 1447 Hijriah.

Kegiatan ibadah tersebut berlokasi di Wisma Indonesia, Paris pada pukul 08.40 waktu setempat dengan dihadiri oleh warga negara Indonesia serta diaspora. Dalam pelaksanaan salat yang berjalan khidmat tersebut, Presiden didampingi oleh Didit Hediprasetyo, Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author