Prabowo Targetkan Peremajaan Lahan Tebu Ratusan Ribu Hektare
Presiden Prabowo Subianto menargetkan program percepatan peremajaan lahan tebu di Indonesia mencapai 100.000 hektare per tahun demi mengejar ketertinggalan pembaruan tanaman yang telah terbengkalai selama 12 tahun. Target tersebut disampaikan dalam acara Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia Bersama TNI pada Jumat (17/7/2026).
Langkah penataan ulang ini diambil pemerintah setelah menerima laporan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengenai kondisi riil perkebunan tebu nasional. Pemerintah memproyeksikan seluruh rangkaian pemulihan lahan ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu empat tahun.
“Menteri Pertanian melaporkan kepada saya program kita sekarang adalah 100.000 hektare per tahun, dan dengan demikian akan dicapai dalam 4 tahun,” ungkap Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Kendati demikian, masa peremajaan tersebut berpeluang berjalan lebih cepat dari estimasi awal. Menteri Pertanian menyatakan optimisme tinggi bahwa program pemulihan sektor komoditas ini dapat dituntaskan sepenuhnya hanya dalam waktu dua tahun.
"Tapi setelah saya tanya lagi ke beliau, dengan gagah dan berani beliau mengatakan, 'Pak, kita bisa dalam 2 tahun,” ujar Prabowo.
Aspirasi dari Menteri Pertanian tersebut kemudian direspons oleh kepala negara dengan kelakar positif. Presiden memberikan restu penuh atas percepatan itu, namun memberikan catatan khusus agar beban kerja yang tinggi tidak mengganggu kondisi kesehatan para pembantu presiden.
"Saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit Menteri Pertanian. Janji? 2 tahun tapi you nggak masuk rumah sakit,” pesan Prabowo.
Menurut Presiden, kontribusi serta stamina para jajaran menteri dan pejabat tinggi sangat krusial dalam mengawal berbagai agenda pembangunan nasional. Terlebih, jadwal intensif dalam mengejar target prioritas sempat membuat beberapa pimpinan lembaga mengalami penurunan kondisi fisik.
“Negara dan bangsa masih butuh kau ya menteri-menteri, jenderal-jenderal jangan ambruk. Kalau mau ilmu nanti saya kasih ilmu,” imbuh Prabowo seperti dilaporkan tirto.id.