Pramono Anung Izinkan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia

Share

Aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diizinkan untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Senin dini hari. Kelonggaran ini diberikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan catatan kinerja pelayanan publik tidak terganggu.

Ketetapan tersebut disampaikan oleh Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026, seperti dilansir dari Detikcom. Ia menekankan bahwa profesionalisme kerja para pegawai harus tetap dijaga meskipun laga puncak turnamen sepak bola tersebut digelar pada waktu dini hari.

"Kalau kemudian ada ASN Jakarta yang nonton, ya monggo-monggo saja, yang penting kerjanya jangan kemudian berkurang, walaupun ini pertandingannya di dini hari," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.

Pramono Anung juga mengungkapkan rencana pribadinya untuk ikut serta dalam kemeriahan pesta sepak bola dunia tersebut. Mantan Sekretaris Kabinet ini menjadwalkan diri untuk menghadiri acara nonton bareng yang diselenggarakan di Jakarta International Stadium.

"Tetapi saya termasuk nanti ada di JIS yang rencana nonton bareng. Menurut saya ya monggo-monggo saja, ini kan 4 tahun sekali lah, 4 tahun sekali. Sehingga dengan demikian, sekali lagi teman-teman sekalian, momentum ini tentunya kegembiraan ini monggo-monggo saja," ujar Pramono Anung.

Mengenai peta kekuatan tim di partai final, Pramono Anung secara terbuka membagikan prediksi dan dukungannya. Ia kini melabuhkan dukungannya kepada tim nasional Argentina setelah tim favorit utamanya, Brasil, tersingkir lebih dulu dari turnamen.

"Saya di awal jago nomor satunya itu Brasil, jago nomor duanya adalah Argentina, jago ketiganya adalah Prancis. Nah, sekarang ini yang masuk adalah Argentina melawan Spanyol. Tentunya saya akan tetap konsisten dengan Argentina," ujar Pramono Anung.

Faktor keberadaan Lionel Messi di skuad Albiceleste menjadi alasan kuat di balik optimisme sang gubernur. Selain itu, ia menilai laga final kali ini memiliki narasi sejarah yang sangat menarik untuk disimak, terutama hubungan antara Messi dan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.

"Tetapi ini juga ada sejarah bahwa di Spanyol itu ada Yamal yang dulu pernah dimandiin Messi. Jadi, cerita tentang final bola kali ini sangat epik sekali," ujar Pramono Anung.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author