Produser Musik Tay Keith Meninggal Dunia di Apartemen Nashville

Share

Dunia musik hip-hop internasional berduka setelah produser ternama asal Memphis, Brytavious Lakeith Chambers atau yang dikenal sebagai Tay Keith, ditemukan meninggal dunia di apartemennya yang terletak di Martin Street, Nashville, pada Kamis siang waktu setempat. Kepolisian Metro Nashville menemukan jenazah pria berusia 29 tahun tersebut saat melakukan pemeriksaan kesejahteraan, dan hingga kini penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil autopsi resmi. "No foul play is suspected," kata Kepolisian Metro Nashville dalam pernyataan resmi mereka melalui media sosial, yang menegaskan tidak adanya indikasi tindak kekerasan di lokasi kejadian.

Kepergian mendadak sang produser hit mengejutkan rekan sesama musisi, termasuk rapper BlocBoy JB yang merupakan sahabat masa kecilnya dan rekan kolaborasi dalam lagu viral "Shoot" serta "Look Alive".

"Damn Cuz You Just Hurt Me Bad," tulis BlocBoy JB dalam unggahan cerita di akun Instagram pribadinya sembari membagikan foto masa muda mereka. Ungkapan duka juga mengalir dari sesama produser asal Memphis, Hitkidd, yang mengenang perjalanan karier panjang mereka di industri musik sejak lebih dari satu dekade lalu.

"I ain’t even got the words, we been doing this since 2010," tulis Hitkidd melalui takarir foto kebersamaan mereka di Instagram. Semasa hidupnya, Tay Keith dikenal lewat ciri khas produser tag "Tay Keith, f**k these ni**as up!" dan sukses mencetak berbagai lagu hit di papan atas tangga musik dunia.

Ia memproduseri lagu-lagu populer seperti "Sicko Mode" milik Travis Scott yang meraih nominasi Grammy pada 2018, "Not Alike" dari Eminem, hingga kolaborasi Drake dan J. Cole dalam "First Person Shooter" pada 2023. Selain bekerja dengan musisi besar seperti Beyoncé dan Cardi B, ia menjadi sosok penting di awal karier rapper Sexyy Redd dengan memproduseri lagu hit "SkeeYee" serta "Pound Town". "I saw the potential," kata Keith saat diwawancarai oleh Billboard pada 2024 mengenai keputusannya mendukung Sexyy Redd sejak awal.

"That's as simple as it was, me believing in her," kata Keith menambahkan.

Selain pencapaian di studio, lulusan Middle Tennessee State University (MTSU) tahun 2018 ini juga aktif di dunia pendidikan dengan menjadi profesor kehormatan di almamaternya pada 2021. Bersama manajer musik Cambrian Strong, ia turut mendirikan label rekaman Drumatized Records di Nashville pada 2023 sebagai pusat pelatihan bagi generasi baru produser dan insinyur musik hitam. Hingga saat ini, pihak keluarga maupun perwakilan resmi belum mengumumkan rencana terkait pelaksanaan upacara penghormatan terakhir atau pemakaman untuk mendiang Tay Keith.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author