Promotor iMe Indonesia Menambah Hari Konser BTS di Jakarta
Promotor iMe Indonesia resmi menambah satu hari pertunjukan untuk konser BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' IN JAKARTA di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Rabu, 17 Juni 2026.
Langkah tersebut diambil oleh pihak penyelenggara setelah seluruh tiket untuk jadwal dua hari pertama, yakni 26 dan 27 Desember 2026, habis dipesan dalam waktu sekitar satu jam.
Melalui pengumuman resmi di media sosial Instagram, iMe Indonesia menyatakan bahwa tingginya antusiasme para penggemar menjadi alasan utama pembukaan jadwal tambahan pada 29 Desember 2026.
Laman tiket.com mengonfirmasi seluruh tiket dua hari pertama telah habis terjual, dan penjualan hari ketiga akan dibagi menjadi tahap Army Membership Presale pada Jumat, 19 Juni 2026, serta General Sale pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Tiket konser grup asal Korea Selatan tersebut ditawarkan dalam lima kategori utama dengan rentang harga mulai dari Rp1,8 juta hingga Rp4,5 juta, belum termasuk pajak sebesar 10 persen dan biaya administrasi.
Pihak promotor menegaskan seluruh kategori menggunakan sistem nomor kursi otomatis tanpa area festival, serta menyediakan area ramah disabilitas bagi penonton yang membutuhkan fasilitas kursi roda.
Konser bertajuk 'ARIRANG' ini menandai kembalinya RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, dan Jungkook sebagai grup utuh di Indonesia setelah penampilan terakhir mereka sembilan tahun lalu.
Tingginya persaingan mendapatkan tiket membuat sejumlah penggemar rela mendatangi warung internet demi mendapatkan koneksi jaringan yang lebih stabil demi mengamankan kursi penonton.
Seorang penggemar asal Jakarta memberikan tanggapan mengenai ketatnya persaingan berburu tiket pertunjukan idola tersebut.
"Melihat antusiasme yang luar biasa, pertunjukan hari ke-3 BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' IN JAKARTA resmi ditambahkan!" tulis iMe Indonesia.
Pengumuman tertulis promotor tersebut langsung memicu pergerakan masif para penggemar di media sosial untuk mempersiapkan diri pada gelombang penjualan berikutnya.
"Untuk war tiket BTS kali ini memang susah, berbeda dari konser K-Pop lainnya," kata Sary.
Penggemar tersebut menceritakan pengalamannya yang mengalami kendala teknis akibat kegagalan sistem saat memasuki tahapan akhir proses transaksi pembelian tiket.
"Pas proses tinggal bayar malah nggak bisa. Waktu di-refresh lagi, kursinya sudah diambil orang lain," tutur Sary.
Masalah tersebut membuat sebagian kelompok penggemar mengalihkan perangkat berburu tiket ke komputer sewaan demi mendapatkan spesifikasi perangkat keras dan jaringan yang lebih mendukung.
"Kalau di warnet jaringannya memang lebih cepat karena spesifikasinya untuk game online. Tapi itu juga nggak menjamin pasti dapat tiket," ujar Sary.
Pertunjukan musik internasional ini hanya diperuntukkan bagi penonton berusia sembilan tahun ke atas, di mana anak-anak berusia 9 hingga 12 tahun wajib mendapatkan pendampingan dari orang dewasa.