Aksi Protes Bola Tenis Warnai Kemenangan Republik Irlandia atas Qatar

Share

Pertandingan uji coba internasional antara Republik Irlandia dan Qatar di Stadion Aviva, Dublin, pada Kamis, 28 Mei 2026 waktu setempat, diwarnai aksi protes pelemparan bola tenis ke dalam lapangan oleh para pendukung tuan rumah.

Aksi damai tersebut dilakukan oleh puluhan suporter setiap 10 menit, mulai dari menit ke-10 hingga menit ke-40, dengan melemparkan bola tenis bertuliskan tagar "Stop The Game" dan mengibarkan bendera Palestina.

Gerakan ini merupakan bentuk protes terhadap Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) dan pemerintah terkait rencana pertandingan UEFA Nations League melawan Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di Lansdowne Road.

Pihak penyelenggara aksi memprotes pelaksanaan laga tersebut di tengah konflik yang memakan banyak korban di Gaza sejak Oktober 2023.

"It just kills a game if they want to destroy the game for us, then so be it" ujar Heimir Hallgrímsson, Pelatih Kepala Republik Irlandia.

Hallgrímsson berharap aksi protes serupa tidak sampai merusak jalannya pertandingan resmi melawan Israel pada musim gugur mendatang.

"Stop The Game" cetus pernyataan resmi kelompok suporter melalui rilis pers mereka.

Para pengunjuk rasa menegaskan bahwa aksi di Stadion Aviva ini menjadi peringatan awal bagi FAI dan pemerintah bahwa mereka serius menuntut pembatalan pertandingan melawan Israel.

"the slaughter of more than 1,000 athletes and coaches, including at least 421 football players, in Gaza since October 2023." tambah pernyataan resmi tersebut mengenai alasan di balik boikot.

Aksi ini sempat mendapat penanganan dari pihak keamanan stadion dan kepolisian Gardaí yang berjaga di tribun barat atas guna meredam situasi agar tidak mengganggu fokus para pemain di lapangan.

"We took this action at the Aviva tonight to show the FAI and the Government we are serious about stopping the autumn matches [against Israel]. This campaign is only getting started." tegas perwakilan suporter dalam rilis tersebut.

Di luar jalannya protes, pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Republik Irlandia melalui gol tunggal Nathan Collins pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan bebas Jack Moylan.

Laga ini juga diwarnai debut tiga pemain muda Irlandia, yakni Jaden Umeh, Mason Melia, dan Corrie Ndaba, serta dua kartu merah yang masing-masing diterima oleh Jack Moylan dari Irlandia dan Almoez Ali dari Qatar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author