PSIM Yogyakarta Jaga Keseimbangan Finansial Jelang Super League
PSIM Yogyakarta memastikan tidak akan gegabah dalam berbelanja pemain baru menjelang kompetisi Super League musim 2025/2026 demi menjaga keseimbangan finansial klub pada Sabtu (20/6/2026), dilansir dari Bola.
Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, menegaskan bahwa penambahan amunisi baru tetap menjadi agenda manajemen, namun pengeluaran klub harus dikendalikan secara cermat.
"Kalau itu pasti kita menambah amunisi (pemain). Tapi target itu harus diimbangi dengan pengeluaran klub. Jadi jangan sampai kami jorjoran tapi membuat kapok gitu," ujar Liana Tasno.
Selain menjaga stabilitas keuangan, manajemen Laskar Mataram juga berkomitmen untuk memberikan perhatian besar pada sektor pembinaan usia muda.
"Saya punya visi bahwa bagaimanapun juga pengembangan usia mudanya itu harus diperhatikan. Karena kan pengembangan usia muda ini nanti yang akan menyuplai ke first team," sambung Liana Tasno.
Wanita berusia 42 tahun tersebut menilai banyak klub lokal yang hanya fokus mencari kesuksesan instan tanpa memperhatikan sistem regenerasi pemain dari akademi.
"Di luar negeri adalah pengembangan usia muda, bagaimana usia muda ini bisa menyuplai ke tim utama," kata Liana Tasno.
Mengingat PSIM baru menjalani tahun keduanya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, ia pun meminta para pendukung untuk memaklumi proses pembangunan skuad ini.
"Itu yang sedang kami kerjakan, tapi sabar gitu. Karena kami ini juga baru promosi kemarin gitu kan. Enggak ada yang instan, semuanya butuh proses," lanjut Liana Tasno.
Sementara itu, manajemen merencanakan persiapan tim untuk menyambut musim baru akan dimulai pada bulan depan. General Manager PSIM, Steven Sunny, menyebutkan waktu persiapan tersebut ideal sebelum kompetisi dimulai pada 4 September 2026.
"Mungkin sekitar bulan Juli karena musim kan mulai di September. Masih ada waktu juga kan untuk mengerjakan semuanya," papar Steven Sunny.
PSIM sendiri menutup musim Super League 2025/2026 di peringkat ke-11 klasemen akhir dengan mengoleksi 11 kemenangan, 12 imbang, dan 11 kekalahan dari 34 pertandingan. Manajemen juga memastikan Jean-Paul van Gastel tetap dipertahankan sebagai pelatih kepala untuk musim depan.
Di sisi lain, laporan dari luar lapangan menunjukkan ketatnya pemeriksaan keamanan berlapis yang diterapkan di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, menjelang laga Piala Dunia 2026 pada Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.