PSS Sleman Tunjuk Pieter Huistra Jadi Pelatih Kepala Baru

Share

Manajemen PSS Sleman resmi mengumumkan penunjukan kembali Pieter Huistra sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027, dilansir dari Bola pada Kamis (18/6/2026) malam WIB. Keputusan tersebut diambil setelah juru taktik asal Belanda itu sukses mengawal perjalanan tim promosi dari kasta kedua saat menjabat sebagai Direktur Teknik klub pada musim sebelumnya. Pihak manajemen menilai kepemimpinan dan rekam jejak yang dimiliki oleh Huistra sangat dibutuhkan sebagai pilar utama tim untuk mengarungi ketatnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia mendatang.

"PSS Sleman secara resmi menunjuk kembali Pieter Huistra sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027," ujar Direktur PSS, Yoni Arseto pada Kamis (18/6/2026).

Penunjukan ini sekaligus menjadi bagian dari rencana jangka panjang manajemen untuk mengupayakan pembangunan skuad yang konsisten dan berkelanjutan. "Kehadiran coach Pieter bukan sekadar sebagai sosok pelatih kepala, tetapi juga membawa kembali visi, pengalaman, dan kepemimpinan yang kami yakini mampu menjadi fondasi penting dalam perjalanan PSS menghadapi tantangan musim mendatang," lanjut Yoni Arseto.

Pihak klub mengapresiasi pemahaman mendalam yang dimiliki Huistra terhadap karakter dan identitas permainan yang ingin dikembangkan oleh Laskar Sembada. "Kami meyakini bahwa tim yang kuat dibangun melalui konsistensi, kerja keras, dan proses yang berkelanjutan. Coach Pieter merupakan bagian penting dari proses tersebut dan memiliki pemahaman yang baik terhadap identitas, karakter, serta visi misi yang ingin diwujudkan oleh PSS Sleman," kata Yoni Arseto.

Manajemen kini meminta seluruh komponen dalam tim untuk mencurahkan fokus penuh pada persiapan menjelang musim baru demi memberikan performa terbaik bagi para pendukung. "Kini saatnya seluruh elemen tim fokus bekerja keras, mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan menatap Super League 2026/2027 dengan optimisme serta tekad untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi PSS dan seluruh pendukungnya," imbuh Yoni Arseto. Huistra tercatat sempat menangani PSS pada Februari 2025 namun gagal menyelamatkan tim dari degradasi sebelum akhirnya ia kembali mendapatkan kepercayaan penuh dari manajemen lewat ikatan kontrak hingga 2028 berdasarkan data Transfermarkt.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author