PSSI Percepat Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker demi Amunisi Baru Timnas Indonesia
Persiapan menghadapi berbagai kompetisi penting membuat PSSI bergerak cepat untuk menambah kekuatan Skuad Garuda. Dua pemain keturunan melalui program naturalisasi kini siap merapat demi memenuhi target yang dicanangkan federasi.
Kedua amunisi baru tersebut adalah Luke Vickery dan Mitchell Baker. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendongkrak performa lini depan Timnas Indonesia, seperti dilansir dari Bola.
Setelah merampungkan agenda FIFA Series dan FIFA matchday, Timnas Indonesia yang kini diarsiteki oleh John Herdman bakal menghadapi jadwal padat sepanjang tahun 2026. Kompetisi terdekat yang menanti adalah Piala AFF serta FIFA ASEAN Cup.
Piala AFF dijadwalkan bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Sementara itu, gelaran FIFA ASEAN Cup rencananya bakal dilaksanakan pada 21 September sampai 6 Oktober.
Tidak berhenti di situ, Skuad Garuda juga harus segera mengalihkan fokus setelah dua turnamen tersebut selesai. Indonesia dijadwalkan bakal bertarung pada ajang Piala Asia 2027 dan babak Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Luke Vickery merupakan penyerang kelahiran Hawaii, Amerika Serikat, yang saat ini baru menginjak usia 20 tahun. Ia kini berkarier di Liga Australia bersama klub Macarthur FC dan dikenal memiliki ketajaman di lini depan.
Sama halnya dengan Vickery, Mitchell Baker juga menjadi talenta muda yang potensial. Pemain depan yang berusia 19 tahun ini tengah memperkuat tim Georgetown University di kompetisi liga universitas Amerika Serikat.
Kehadiran Mitchell Baker dan Luke Vickery menjadi solusi atas evaluasi lini serang Timnas Indonesia. Selama ini, sektor juru gedor Skuad Garuda kerap bertumpu pada sosok Ole Romeny.
Rencana naturalisasi kedua penyerang muda ini disambut positif oleh pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, melalui kanal YouTube Bung Ropan.
"Kemarin itu sudah disetujui oleh Komisi X DPR RI, di hadapan menpora yang sekaligus Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir," kata Ronny Pangemanan.
Tahapan Proses Menjadi Warga Negara Indonesia
Sebelumnya, John Herdman sudah memberikan kesempatan bagi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk bergabung dalam sesi latihan. Momen tersebut berlangsung menjelang laga FIFA matchday saat Indonesia menghadapi Oman dan Mozambik.
"Keduanya sangat enjoi. Gembira bisa bergabung dengan timnas. Mereka merasakan atmosfer yang tentunya berbeda dan semakin termotivasi untuk bisa segera memperkuat Garuda," ujar pengamat yang akrab disapa Ropan.
Proses perubahan status kewarganegaraan kedua pemain ini diprediksi berjalan lancar tanpa hambatan berarti untuk segera resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
"Setelah DPR RI menyetujui, kemudian akan masuk ke tahap proses selanjutnya dan diperkirakan akan cepat bergulir setelah presiden tanda tangan," ujar Ropan.
Proyeksi Tampil pada Turnamen Regional
Menurut analisis Ropan, Mitchell Baker dan Luke Vickery memiliki peluang besar untuk langsung diturunkan dalam kompetisi Piala AFF, dengan catatan mendapatkan izin resmi dari manajemen klub tempat mereka bernaung.
"Kedua pemain ini akan dipersiapkan ke Piala AFF jika memang diizinkan oleh klub masing-masing untuk bisa bergabung dengan tim nasional," pasar Ropan.
"Kalau pun belum dimainkan, keduanya akan dipersiapkan untuk FIFA ASEAN Cup di September dan Oktober. Kalau mereka memang bisa tampil, itu tentunya kedalaman skuad kita lebih oke. Terutama di lini serang," tutur Ropan.
Mengingat Timnas Indonesia belum pernah merengkuh trofi juara sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1996, kehadiran mereka memicu harapan besar dari PSSI dan penggemar sepak bola tanah air.
"Kalau Mitchell Baker dan Luke Vickery bisa bermain di Piala AFF, maka lini depan kita sudah pasti lebih gacor," kata Ropan.