PT Bumi Resources Dekati Penyelesaian Akuisisi Loyal Metals dengan Dukungan Mayoritas Saham

Share

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) semakin mendekati penyelesaian akuisisi 100 persen saham Loyal Metals Limited setelah mayoritas pemegang saham perusahaan asal Australia itu menyetujui skema transaksi pada Kamis (20/8/2026). Persetujuan tersebut memberikan dukungan kuat atas rencana BUMI untuk mengakuisisi saham Loyal Metals dengan pembayaran tunai sebesar A$0,45 per saham. Sebanyak 99,86 persen suara pemegang saham Loyal Metals mendukung skema akuisisi, sementara 95,96 persen dari pemegang saham yang hadir secara langsung maupun melalui perwakilan memberikan suara setuju, menurut keterbukaan informasi dari situs investor Loyal Metals.

Ian Pamensky, Company Secretary Loyal Metals, menjelaskan bahwa transaksi ini memungkinkan PT Bumi Resources atau anak usaha yang dimiliki sepenuhnya mengambil alih seluruh saham Loyal Metals.

"Skema akuisisi ini dilakukan oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) atau anak usaha yang sepenuhnya dimiliki BUMI untuk mengakuisisi 100% saham yang diterbitkan Loyal dengan pertimbangan tunai A$0,45 per saham Loyal," ujar Ian Pamensky. Loyal Metals merupakan perusahaan eksplorasi sumber daya dengan saham yang tercatat di Australian Securities Exchange (kode saham LLM), memiliki proyek di Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.

Walaupun pemegang saham telah menyetujui, akuisisi ini masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan sebelum transaksi dapat diselesaikan secara resmi. Proses hukum atas transaksi sudah berjalan sejak Juli 2026, termasuk persetujuan Supreme Court of Western Australia dan pendaftaran skema kepada Australian Securities and Investments Commission.

Di pasar saham Indonesia, pengumuman ini diiringi dengan kenaikan saham BUMI pada Jumat pagi (21/8/2026) sebesar 6,32 persen menjadi Rp202 per saham dengan aksi beli bersih investor asing mencapai Rp273 miliar. Kenaikan ini melanjutkan tren positif saham BUMI yang sebelumnya naik 4,40 persen pada Kamis (20/8/2026), dengan volume perdagangan besar dan nilai transaksi yang signifikan. Selain itu, BUMI tetap bertahan dalam daftar MSCI Global Small Cap Index Indonesia pada Agustus 2026, yang mendapat perhatian para investor dan analis pasar modal.

Samuel Sekuritas Indonesia menilai prospek BUMI akan menguat pada kuartal III-2026 dan seterusnya, didukung oleh ekspansi bisnis emas dan batu bara serta efisiensi operasional yang sedang berlangsung pada anak usaha.

Perbaikan kinerja BUMI juga tercermin dari pendapatan kuartal II-2026 yang mencapai US$449 juta, naik 7,5 persen secara kuartal dan 36,4 persen secara tahunan, serta pendapatan semester I-2026 sebesar US$867 juta, menurut riset Samuel Sekuritas.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author