Ralf Rangnick Ubah Timnas Austria Jadi Kekuatan Baru di Piala Dunia
Pelatih kepala Ralf Rangnick berhasil mentransformasi tim nasional Austria menjadi kekuatan baru yang kompetitif menjelang penampakan perdana mereka di Piala Dunia sejak tahun 1998. Gaya permainan menekan dengan intensitas tinggi (high-intensity pressing) menjadi identitas taktis baru Das Team untuk menghadapi persaingan sengit di Grup J Piala Dunia 2026 bersama Argentina, Aljazair, dan Yordania. Dilansir dari worldsoccertalk.com pada Selasa, 16 Juni 2026, filosofi menyerang Rangnick menuntut para pemain Austria untuk segera merebut bola kembali begitu kehilangan penguasaan, alih-alih mundur bertahan.
Strategi agresif ini terbukti efektif selama babak kualifikasi, di mana skuad Austria mencatatkan rata-rata penguasaan bola hingga 64 persen dan melakukan 18 tekel per pertandingan.
Gelandang serang RB Leipzig, Christoph Baumgartner, menjadi sosok kunci sekaligus motor kreatif utama dalam skema taktis Rangnick karena kemampuannya mengeksekusi pemicu tekanan (pressing triggers) dengan sempurna. Austria mengamankan tiket lolos langsung ke Amerika Utara setelah menjuarai grup kualifikasi Eropa dengan raihan 19 poin, unggul dua angka dari Bosnia, dan hanya menelan satu kekalahan dari delapan laga.
Ketangguhan lini pertahanan menjadi modal besar Das Team, yang tercatat hanya kebobolan empat gol sepanjang siklus kualifikasi sebelum memastikan tempat lewat gol penyeimbang Michael Gregoritsch. Tantangan berat kini menanti di fase grup, di mana Austria ditargetkan lolos ke babak gugur dengan menghadapi Yordania di laga pembuka, disusul ujian kontra juara bertahan Argentina, dan duel penentu melawan Aljazair.