Raphinha Tunda Negosiasi Transfer Al Hilal demi Piala Dunia 2026
Winger sekaligus kapten Barcelona, Raphinha, memutuskan menunda seluruh diskusi formal mengenai masa depannya dengan klub Arab Saudi, Al Hilal, pada Selasa, 16 Juni 2026. Langkah tersebut diambil demi menjaga fokus penuh dalam membela Timnas Brasil pada turnamen Piala Dunia 2026.
Klub raksasa Timur Tengah, Al Hilal, dilaporkan sangat berambisi memperkuat skuad mereka setelah hanya meraih gelar Piala Khadim Al-Haramain Al-Sharifain pada musim lalu. Dengan dukungan Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, mereka disebut siap mengajukan tawaran fantastis mencapai 170 juta euro demi memboyong pemain berusia 29 tahun itu.
Selain Al Hilal, klub rival Al Nassr yang diasuh oleh Jorge Jesus juga menaruh minat besar kepada mantan pemain Leeds United tersebut. Kedua klub papan atas Arab Saudi itu dilaporkan bersedia membayar biaya transfer 80 juta euro kepada Barcelona serta melipatgandakan gaji bersih Raphinha hingga empat kali lipat dari yang diterimanya saat ini di Camp Nou.
Kendati demikian, sang pemain bersikap tegas untuk tidak membahas rumor bursa transfer selama masih terikat tugas negara bersama Timnas Brasil di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti. Pemain yang memegang kontrak hingga Juni 2028 ini sempat mencurahkan isi hatinya mengenai tekanan besar akibat rumor kepindahan yang terus menerus berembus dari media Spanyol.
"Ever since I arrived at Barcelona, from day one there’s been speculation that I’m going to leave this club. I think people don’t really like seeing me here. Especially the press… there’s one guy who just tells lies," kata Raphinha kepada ESPN.
Penyerang sayap Selecao tersebut juga merasa geram dengan pemberitaan media Spanyol yang dinilainya sering mengarang cerita tidak benar terkait adanya pertemuan internal manajemen mengenai masa depannya di Barcelona.
"The (journalist) who wrote that article (about a possible departure) has also written other things about me that were lies, saying that i met with the club, that i spoke to people internally and said i was undecided, that i didn’t know if i would continue or not (at barcelona). That guy only tells lies, every time he posts some news he has to leave out some irrelevant things that come out of his mouth," ujar Raphinha menambahkan.
Ketertarikan dari klub-klub Jazirah Arab sebenarnya bukan hal baru bagi sang pemain, mengingat proposal serupa sudah berdatangan sejak tahun 2024 hingga musim panas lalu.
"Tawaran yang kami terima dari Arab Saudi sangat memengaruhi saya, karena tawaran itu akan menyelesaikan masalah dalam kehidupan pribadi saya, kehidupan orang tahu saya, anak saya, dan banyak orang lainnya." aku Raphinha pada Oktober 2025.
Mantan penggawa Sporting CP itu tidak menampik bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan Catalan sebelum akhirnya diyakinkan oleh pelatih Hansi Flick untuk tetap bertahan di Camp Nou.
"Tentu saja kami mempertimbangkan untuk meninggalkan Barcelona," akunya.
Saat ini, manajemen Barcelona dan pelatih Hansi Flick dilaporkan tidak memiliki niat untuk mendesak Raphinha hengkang, meskipun klub baru saja merampungkan transfer Anthony Gordon senilai 80 juta euro. Di bawah kepelatihan Flick pada musim 2024/2025, Raphinha tampil produktif dengan membukukan 34 gol dan 23 assist, sementara pada musim 2025/2026 ia mengemas 21 gol dan 7 assist dari 33 pertandingan setelah pulih dari cedera.