Red Bull Bragantino Kalahkan Carabobo FC Dua Gol Tanpa Balas

Share

Klub sepak bola asal Brasil, Red Bull Bragantino, berhasil mengamankan tiket ke babak playoff Copa Sudamericana setelah menundukkan wakil Venezuela, Carabobo FC, dengan skor 2-0 pada pertandingan pamungkas Grup H di Stadion Cicero de Souza Marques pada Rabu, 27 Mei 2026 malam waktu setempat.

Kemenangan krusial di kandang sendiri ini membawa tim berjuluk Massa Bruta tersebut menggeser posisi Carabobo FC untuk melaju ke babak berikutnya, sekaligus membalas kekalahan 0-1 pada pertemuan pertama mereka akibat kebijakan rotasi pemain. Dilansir dari Itatiaia, hasil ini membuat Red Bull Bragantino mendampingi River Plate yang sudah lolos otomatis ke babak 16 besar sebagai juara Grup H, sedangkan Carabobo FC dipastikan tersingkir.

Sebelum pertandingan penentu ini digelar, laporan terra.com.br menyebutkan bahwa Red Bull Bragantino menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan raihan tujuh poin dari lima laga, sementara Carabobo FC berada di peringkat kedua dengan sembilan poin. Skuad asuhan Vagner Mancini hanya membutuhkan kemenangan tipis atas tim tamu untuk bisa mengamankan posisi runner-up, karena hasil imbang atau kalah akan membuat mereka tersingkir dari kompetisi kontinental ini.

Dalam pertandingan penentu ini, kekuatan Red Bull Bragantino sempat pincang karena tidak diperkuat oleh beberapa pemain akibat cedera, seperti bek kanan Ryan, bek tengah Eduardo, serta gelandang bertahan Matheus Fernandes dan Fabinho, ditambah penjaga gawang Fabricio dan bek Guzman Rodriguez yang masih dalam masa transisi pemulihan. Vavel melaporkan bahwa jalannya pertandingan didominasi oleh tekanan konstan Red Bull Bragantino sejak menit awal melalui penerapan tekanan tinggi di lini depan.

Carabobo FC sebenarnya sempat menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-16 melalui tendangan cungkil Eric Ramírez, namun gol tersebut dianulir oleh wasit Andres Rojas asal Kolombia karena berada dalam posisi impedimento atau offside. Tim tamu juga sempat mengancam di awal babak kedua melalui tendangan keras Ramírez, tetapi peluang emas tersebut berhasil digagalkan oleh kesigapan penjaga gawang Red Bull Bragantino, Cleiton.

Kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah pada menit ke-31 babak kedua setelah pelatih Vagner Mancini melakukan perubahan strategi untuk meningkatkan agresivitas serangan. Pemain pengganti Vanderlan melepaskan tendangan keras yang sempat dihalau oleh penjaga gawang Carabobo FC, Bruera, namun bola muntah langsung disambar oleh Isidro Pitta dengan tendangan kaki kiri di dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol memaksa Carabobo FC untuk mengubah strategi permainan menjadi lebih terbuka guna mengejar ketertinggalan. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Red Bull Bragantino yang berhasil menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan secara tenang oleh Fernando, pemain yang juga masuk dari bangku cadangan, untuk mengunci kemenangan menjadi 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author