Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Riau Bhayangkara Run 2026

Share

Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas menjelang pergelaran Riau Bhayangkara Run 2026 yang akan berlangsung di Kota Pekanbaru pada Minggu, 19 Juli 2026. Langkah antisipasi ini dirancang untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di sekitar rute kegiatan olahraga tersebut.

Dilansir dari Detikcom, perhelatan yang diinisiasi oleh Polda Riau ini membagi perlombaan ke dalam tiga kategori jarak, yaitu 5K, 10K, dan 21K. Titik awal (start) dan titik akhir (finish) dari seluruh kategori tersebut dipusatkan di halaman Mapolda Riau yang berlokasi di Jalan Pattimura, Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio WB menjelaskan bahwa pengaturan arus ini dilakukan secara fleksibel tanpa menutup jalur utama secara keseluruhan demi kenyamanan pengguna jalan.

"Untuk yang Jalan Jenderal Sudirman itu kami tidak tutup total, sisi sebelah kiri masih bisa dilalui mobil dan motor," kata Kompol Satrio di Pekanbaru, Kamis (16/7/2026).

Skema pengalihan arus ini dirancang sedemikian rupa agar masyarakat sekitar tetap dapat beraktivitas, termasuk menjaga akses bagi warga yang akan melaksanakan ibadah hari Minggu ke gereja terdekat. Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi instruksi personel yang berjaga di lapangan.

Acara berskala besar ini ditargetkan diikuti oleh 20 ribu peserta, termasuk pelari domestik serta sembilan pelari mancanegara asal Kenya dan Prancis. Riau Bhayangkara Run 2026 rencananya akan dibuka secara langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berikut adalah rincian jalur alternatif yang disiapkan oleh Satlantas Polresta Pekanbaru selama acara berlangsung:

Arus dari arah utara (Rumbai Pesisir) menuju Jalan Sudirman (arah bandara) dialihkan melalui Jalan Sekolah – Jalan Yos Sudarso – Jalan Riau – Jalan Soekarno-Hatta atau Jalan Ahmad Yani.
Arus dari arah barat (Jalan Juanda) menuju ke timur dialihkan melalui Jalan Juanda – berputar di bawah Jembatan Siak IV – Jalan Sudirman – Jalan Tanjung Datuk atau Jalan Setia Budi.
Arus dari arah barat (Jalan Juanda) yang menuju bandara diarahkan melalui Jalan Riau – Jalan Soekarno-Hatta – Jalan Arifin Achmad.
Arus dari arah timur (Jalan Setia Budi) menuju selatan (bandara) diarahkan melalui Jalan Sultan Syarif Kasim – Jalan Hang Tuah – Jalan Diponegoro – Jalan Pattimura – Jalan Sudirman dengan hanya menggunakan lajur kiri.
Arus dari selatan (Jalan Kaharuddin Nasution) menuju ke utara dialihkan melalui jalan bandara – Jalan Rawa Indah – Jalan Arifin Achmad – Jalan Soekarno-Hatta.
Arus dari barat (Jalan Tuanku Tambusai) menuju ke utara dialihkan melewati Jalan KH Ahmad Dahlan – Jalan Pepaya – Jalan A Yani.
Arus dari barat (Jalan Tuanku Tambusai) menuju arah selatan (bandara) diarahkan melewati traffic light Tuanku Tambusai – belok kanan ke Jalan Sudirman dengan hanya menggunakan lajur kiri.
Arus dari barat (Jalan Arifin Achmad) menuju selatan diarahkan berbalik arah di U-turn MNC – Jalan Arifin Achmad arah barat – Jalan Rawa Indah.
Arus dari timur (Jalan Imam Munandar) menuju utara dialihkan melalui bawah flyover Imam Munandar belok kanan menggunakan jalur paling kiri – hingga flyover Tuanku Tambusai lalu berbelok ke Tuanku Tambusai.
Arus dari timur (Jalan Imam Munandar) menuju selatan (bandara) dialihkan melalui Jalan Sudirman dengan hanya diperbolehkan menggunakan lajur kiri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author