5 Rekomendasi Film Horor Mirip Obsession dan Backrooms
Published
·
51 Reads
Sampai pertengahan tahun 2026 ini, Obsession dan Backrooms menjadi dua film horor yang paling banyak dibicarakan berkat atmosfernya yang mencekam. Bagi Anda yang menyukai ketegangan lewat perasaan tidak nyaman alih-alih jumpscare konvensional, berikut adalah 5 rekomendasi film horor serupa yang lahir dari internet dan sukses besar meski dengan budget kecil.
- Talk to Me (2022) — Film debut sutradara Danny dan Michael Philippou ini mengikuti sekelompok remaja yang menemukan cara menghubungi arwah lewat tangan yang dibalsem. Salah satu tokohnya, Mia, kecanduan ritual tersebut bersama teman-temannya hingga memfilmkan momen kerasukan layaknya konten media sosial demi melupakan duka atas kematian ibunya.
- Skinamarink (2022) — Karya sutradara Kyle Edward Ball ini mengisahkan kakak-adik yang terbangun di tengah malam lalu mendapati ayah mereka beserta jendela dan pintu di rumah menghilang secara misterius. Film ini berawal dari video rekonstruksi mimpi buruk di YouTube dan sempat viral di media sosial sebelum perilisan resminya.
- We're All Going to the World's Fair (2021) — Film horor psikologis coming-of-age karya Jane Schoenbrun ini berkisah tentang seorang remaja yang ikut serta dalam World's Fair Challenge. Ia kemudian mendokumentasikan setiap perubahan mental dan fisik yang mulai terjadi pada dirinya.
- Possession (1981) — Disutradarai oleh Andrzej Żuławski, film ini menceritakan tentang seorang mata-mata internasional dan istrinya yang menunjukkan perilaku semakin mengganggu setelah meminta cerai. Film ini menampilkan adegan ikonik berupa breakdown saraf di terowongan subway yang dipicu oleh keguguran traumatis sang istri.
- Host (2020) — Disutradarai oleh Rob Savage, film horor screenlife yang seluruhnya berlangsung di panggilan Zoom ini berkisah tentang sekelompok teman yang tidak sengaja memanggil setan lewat sesi arwah online. Film yang diproduksi selama 12 minggu saat pandemi COVID-19 ini berawal dari video prank viral hingga berhasil membawa sutradaranya mendapat kontrak dengan Blumhouse.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author