Relawan Kemanusiaan Meninggal Saat Salurkan Bantuan Gempa di NTT
Seorang relawan kemanusiaan asal Jakarta, Ahmad Zaki Ali (42), meninggal dunia saat mengantarkan bantuan logistik bagi korban terdampak gempa bumi di Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (21/8/2026). Pendiri Yayasan Gerak Bareng tersebut diduga mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung dan kelelahan setelah melakukan perjalanan pendistribusian bantuan dari Reo, Manggarai, menuju Lamba Leda Utara, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso mengonfirmasi perjalanan almarhum yang melintasi dua area terdampak parah gempa bumi di Flores tersebut.
"Pada saat kejadian, yang bersangkutan dalam rangka pendistribusian logistik dari Reo menuju Lamba Leda," kata Edy dilansir Detikcom, Minggu (23/8/2026).
Atas insiden ini, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya relawan tersebut di tengah tugas kemanusiaan. "Pertama, sebagai Gubernur Provinsi NTT dan mewakili seluruh masyarakat NTT, khususnya masyarakat Flores terdampak ini, saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam buat Pak Zaki yang meninggal ini," kata Melki.
Melki menilai almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dan tidak kenal lelah dalam menjangkau wilayah pelosok demi membantu warga yang terdampak bencana. "Beliau saya pernah ke Dampek tiga kali, saya dengar betul beliau salah satu orang yang sangat keras dan gigih antar bantuan keluar masuk kampung dan desa demi desa di Dampek sehingga akhirnya kerja dengan luar biasa akhirnya Pak Zaki meninggal," ungkap Melki.